Berita
40 Pemberontak Huthi Tewas akibat di Serang Pasukan Koalisi Arab
Serangan pasukan koalisi Arab di Marib, Yaman, yang menargetkan milisi Huthi yang didukung Iran menewaskan 40 anggota kelompok pemberontak tersebut dan menghancurkan lima unit kendaraan militer dalam waktu 24 jam, seperti dilaporkan Biro Pers Saudi (SPA) pada Sabtu. Anggota permanen Liga Arab diperkirakan akan menggelar rapat darurat di Abu Dhabi atas permintaan Uni Emirat Arab […]
Serangan pasukan koalisi Arab di Marib, Yaman, yang menargetkan milisi Huthi yang didukung Iran menewaskan 40 anggota kelompok pemberontak tersebut dan menghancurkan lima unit kendaraan militer dalam waktu 24 jam, seperti dilaporkan Biro Pers Saudi (SPA) pada Sabtu.
Anggota permanen Liga Arab diperkirakan akan menggelar rapat darurat di Abu Dhabi atas permintaan Uni Emirat Arab untuk membahas serangan terbaru itu. Serangan Huthi di UEA sebelumnya telah memicu kecaman global.
Penasihat diplomatik Presiden UEA, Dr Anwar Gargash, salah satu di antara sejumlah pejabat lokal yang menggelar pembicaraan dengan perwakilan global untuk mencari solusi atas masalah Huthi yang didukung Iran ini.
Pada Jumat, Gargash menyampaikan UEA memiliki “hak legal dan moral” untuk membela diri dari serangan Huthi saat berbicara dengan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Yaman.
Dikutip dari Al Arabiya, Minggu (23/1), Gargash juga bertemu dengan Utusan Khusus AS untuk Yaman, Tim Lenderking pada Sabtu, di mana dalam kesempatan itu dia menegaskan kembali perlunya tekanan internasional yang mungkin membantu mencapai kesepakatan gencatan senjata dan menemukan solusi politik atas krisis Yaman.
Pada September 2021, Huthi meningkatkan upaya mereka untuk merebut Marib, ibu kota provinsi yang menjadi benteng terakhir pemerintah di wilayah utara Yaman.
Huthi juga disebut kerap menargetkan kawasan sipil dan fasilitas energi di Arab Saudi dengan menggunakan drone peledak dan rudal balistik.
Koalisi Arab telah melakukan sejumlah serangan militer menargetkan Huthi di Yaman dalam beberapa bulan terakhir, memperingatkan warga sipil agar jangan mendekati atau berkumpul di sekitar lokasi yang ditargetkan.
Koalisi Arab juga menekankan operasi militernya di Yaman akan dilaksanakan sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional.
-
NASIONAL04/08/2026 06:00 WIBIwan Sumule Ajak Semua Elemen Bangsa Kawal Kebijakan Prabowo
-
JABODETABEK04/08/2026 07:30 WIBPolda Metro Bekuk Penyebar Hoaks Demo Jelang 17 Agustus
-
JABODETABEK04/08/2026 06:30 WIBPolda Metro Sebar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
-
NASIONAL04/08/2026 16:00 WIBDPR: Jangan Percaya Isu Gaji ASN Dipotong Demi PPPK
-
POLITIK04/08/2026 07:00 WIBPanas! 48 Tim Lolos Bawa Isu Penguatan Bawaslu di Debat Pemilu 2026
-
POLITIK04/08/2026 14:03 WIBPuadi: Mahasiswa Kunci Pengawasan Pemilu di Era Digital
-
DUNIA04/08/2026 12:00 WIBIran Tegaskan Tak Ada Dialog Baru dengan Amerika Serikat
-
Berita04/08/2026 05:30 WIBBMKG: Waspada Hujan Ringan Saat Malam di Jakarta Selatan dan Timur

















