Berita
Soal Sertifikasi Dai, Menag: Demi Meningkatkan Pemahaman Moderasi Beragama
AKTUALITAS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) rapat bareng Komisi VIII DPR RI. Dalam kesempatan itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan tujuan sertifikasi bagi penceramah di Tanah Air. Yakni, demi meningkatkan pemahaman akan moderasi beragama kepada kalangan dai. “Kementerian Agama, bersama dengan ormas agama dan lembaga dakwah melakukan bimbingan kepada para dai atau penceramah agama, fasilitas pembinaan […]
AKTUALITAS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) rapat bareng Komisi VIII DPR RI. Dalam kesempatan itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan tujuan sertifikasi bagi penceramah di Tanah Air.
Yakni, demi meningkatkan pemahaman akan moderasi beragama kepada kalangan dai.
“Kementerian Agama, bersama dengan ormas agama dan lembaga dakwah melakukan bimbingan kepada para dai atau penceramah agama, fasilitas pembinaan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi para dai dalam menjawab dan merespons isu-isu aktual dengan strategi metode dakwah yang menitikberatkan pada wawasan keberagamaan dan wawasan kebangsaan,” kata Yaqut dalam Raker bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/1/2022).
“Pelaksanaan bimbingan teknis kepada para dai ini juga sejalan dengan upaya penguatan moderasi beragama yang sudah dicanangkan,” lanjut dia.
Moderasi beragama, kata Yaqut telah menjadi bagian dari arah kebijakan dan strategi pemerintah menuju revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.
Saat ini bimbingan teknis yang akan dilakukan ditujukan untuk para dai Islam melalui Ditjen Bimas Islam, baik di tingkat pusat maupun di tingkat instansi vertikal dengan menggandeng peran serta ormas Islam lokal.
BACA JUGA:
Tunggu Kepastian Arab Saudi, Kloter Pertama Haji Diperkirakan Berangkat 5 Juni 2022
“Para dai yang telah mengikuti bimtek akan memperoleh sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Kemenag,” katanya.
Yaqut mengharapkan, para dai yang telah tersertifikasi dapat bertambah wawasan serta kompetensi keilmuannya.
“Dan memiliki integritas kebangsaan yang tinggi untuk bisa mensyiarkan dakwah langsung ke masyarakat tempatnya berdomisili melalui pendekatan culture dan budaya setempat,” harap dia.
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
EKBIS16/07/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp18.071/USD
-
DUNIA16/07/2026 12:00 WIBTentara Israel Dibui Usai Kirim Data ke Iran
-
OTOTEK16/07/2026 13:30 WIBGoogle Terancam Masalah Hukum soal Android
-
POLITIK16/07/2026 13:38 WIBKritik Standar Ganda DKPP, JPPR Desak Tio Aliansyah Dinonaktifkan Sementara

















