Berita
KPK Jadwalkan Pemanggilan Ulang Idrus Marham Terkait Dugaan Korupsi di Kemenkumham
AKTUALITAS.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Idrus Marham, Kamis (25/1/2024). KPK hendak memeriksa politikus senior Golkar itu sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Kemenkumham yang turut menjerat mantan Wamenkumham, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej.
Hanya saja, Idrus Marham tidak memenuhi panggilan tim penyidik KPK tersebut. Dia meminta agar agenda pemeriksaannya dilakukan di lain waktu. “Idrus Marham, saksi tidak hadir dan konfirmasi pada tim penyidik untuk dijadwal ulang,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (26/1/2024).
Ali Fikri belum mengumumkan lagi mengenai kapan KPK akan memanggil kembali Idrus Marham untuk menjalani pemeriksaan. Dia hanya memastikan, tiap perkembangan dari penanganan perkara ini akan terus disampaikan ke publik.
“Nanti kami akan informasikan kembali,” ungkap Ali Fikri.
Ali Fikri juga belum membeberkan soal detail materi apa yang hendak didalami KPK lewat pemanggilan saksi tersebut. KPK akan menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut ketika agenda permintaan keterangan telah rampung.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Eddy Hiariej, asisten pribadinya Yogi Arie Rukmana (YAR), pengacara Yosi Andika Mulyadi (YAM), dan mantan Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM) Helmut Hermawan (HH) sebagai tersangka.
Untuk saat ini, KPK baru menahan Helmut.
KPK menduga Eddy Hiariej menerima suap untuk mengurus sengketa perusahaan hingga menyetop penanganan kasus di Bareskrim Polri. Pendalaman atas dugaan tersebut akan terus dilakukan KPK.
KPK mengaku sudah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk menjerat Eddy Hiariej yakni uang suap senilai Rp 8 miliar. KPK memastikan, dugaan penerimaan tersebut akan ditelusuri lebih lanjut. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
EKBIS12/09/2026 20:00 WIBLuhut: 50 Juta Warga Miskin Masuk Data Bansos Digital
-
NUSANTARA12/09/2026 19:00 WIB193 Siswa Sakit, Ayam Bumbu Kuning MBG Toraja Positif Bakteri E. Coli
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
NASIONAL12/09/2026 22:00 WIBGus Kikin Diminta Berani Bersihkan Konflik Internal PBNU
-
NASIONAL13/09/2026 01:00 WIBIjeck: Pemerataan Pembangunan Harus Dirasa Semua
-
DUNIA12/09/2026 21:00 WIBSaudi Tutup Pipa Minyak Usai Serangan Drone
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional

















