DUNIA
Israel Tingkatkan Operasi di Gaza Rafah untuk Bangun Kamp Konsentrasi Massal
AKTUALITAS.ID – Operasi penghancuran bangunan di Rafah, Gaza Selatan, meningkat drastis, seiring rencana Israel mendirikan kamp konsentrasi untuk memindahkan hingga 600.000 warga Palestina. Data satelit menunjukkan lebih dari 28.600 bangunan telah dihancurkan sejak April 2025, hampir dua kali lipat dari periode sebelumnya.
Menteri Pertahanan Israel menyebut Rafah sebagai “kota kemanusiaan” baru yang akan menampung seluruh penduduk Gaza, lebih dari 2 juta jiwa, dengan tujuan mendorong emigrasi sukarela. Namun, PBB dan pengamat internasional mengecam rencana ini sebagai pemindahan paksa yang menciptakan kamp konsentrasi dan melanggar hak asasi manusia.
Penghancuran selektif fasilitas pendidikan dan kesehatan di Rafah juga menunjukkan upaya pengosongan wilayah sebagai bagian dari strategi pemindahan. Saat ini, puluhan ribu warga Palestina mengungsi ke fasilitas PBB yang sudah sangat overkapasitas.
Analis menilai langkah ini sebagai upaya pembersihan etnis dan rekayasa sosial-demografis yang serius, dengan distribusi bantuan yang dikontrol ketat oleh pihak yang diduga mendukung rencana tersebut.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait masa depan warga Palestina di Gaza dan menuntut perhatian komunitas internasional. (Mun)
-
POLITIK04/11/2026 14:30 WIBMenko Yusril: Belum Ada Pembahasan Pengganti Listyo Sigit
-
POLITIK04/11/2026 20:00 WIBGerindra Desak Dalang Penyadap Presiden Dibongkar
-
DUNIA04/11/2026 15:00 WIBAS Serang Iran Secara Diam-Diam
-
POLITIK05/11/2026 06:00 WIBKubu Gibran Tegas: Mandat Wapres Berlaku Hingga 2029
-
Berita05/11/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Barat dan Pusat Hujan Jam 4 Sore
-
DUNIA04/11/2026 18:00 WIBRemaja 17 Tahun Tewas Dibom Drone di Taman Gaza
-
NASIONAL04/11/2026 19:00 WIBAset Negara Raib, Ketua KPU Langkat Dipecat
-
OTOTEK04/11/2026 22:00 WIBBahaya! 400 Aplikasi Beracun Diam-Diam Menyusup ke HP Anda
















