DUNIA
Ekspor Vietnam Melejit, Surplus Dagang Tembus 9,7 Miliar Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Vietnam mencatatkan surplus perdagangan sebesar 9,7 miliar dolar AS dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, berdasarkan data resmi yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam pada Senin (4/8/2025). Kinerja perdagangan luar negeri ini menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat, melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
Nilai ekspor Vietnam selama periode Januari hingga Juli diperkirakan mencapai 261,8 miliar dolar AS, meningkat 14,6 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan permintaan global terhadap produk-produk ekspor utama Vietnam, termasuk elektronik, tekstil, dan produk pertanian.
Sementara itu, nilai impor naik 17,9 persen menjadi 252,1 miliar dolar AS, yang sebagian besar berasal dari bahan baku dan komponen industri. Kenaikan ini mencerminkan aktivitas produksi yang meningkat di sektor ekspor.
Rata-rata nilai ekspor bulanan Vietnam tercatat sebesar 37,4 miliar dolar AS. Secara khusus, bulan Juli menjadi bulan bersejarah dengan nilai ekspor tertinggi sepanjang masa, menembus angka lebih dari 41,6 miliar dolar AS.
Capaian ini menegaskan posisi Vietnam sebagai salah satu pemain penting dalam rantai pasok global, serta menandai keberhasilan strategi diversifikasi pasar dan peningkatan kapasitas produksi yang diterapkan oleh pemerintah dan pelaku industri setempat. (DIN)
-
NASIONAL16/06/2026 20:00 WIB2 Tahun Menjabat, Kekayaan Menko Pangan Zulhas Naik 83 Persen
-
POLITIK16/06/2026 19:30 WIBSesalkan Pembubaran Diskusi di UGM, Nusron: Padahal Kami Siap Dicaci Maki
-
POLITIK16/06/2026 18:40 WIBGabung ke PSI, Pengamat: Jokowi Belum Yakin ke Kaesang Bisa Besarkan PSI
-
NUSANTARA16/06/2026 18:10 WIBKhofifah Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah dan Kepedulian Sosial
-
NASIONAL17/06/2026 06:00 WIBKPU dan Bawaslu Kebagian Rp8,4 Triliun Lebih
-
POLITIK17/06/2026 09:00 WIBKPU EVoting Solusi Pemilu Ulang LN
-
NASIONAL17/06/2026 07:00 WIBWaka MPR Harap Harga BBM Normal Lagi
-
POLITIK17/06/2026 11:00 WIBPakar Usul Bentuk Lembaga Baru Pemutus Syahwat Politik Parlemen

















