DUNIA
Trump Yakin Perusahaan Minyak Bisa Pulihkan Venezuela dalam Waktu Singkat
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan minyak mampu membangun kembali Venezuela dalam waktu singkat, bahkan kurang dari satu tahun, menyusul operasi militer Amerika Serikat di negara tersebut.
Trump memperkirakan pemulihan sektor energi dan infrastruktur Venezuela dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 18 bulan, dan bahkan berpotensi lebih cepat jika didukung pendanaan besar dari sektor swasta.
“Saya pikir kita bisa melakukannya dalam waktu yang lebih singkat dari itu, tetapi akan membutuhkan banyak uang,” kata Trump dalam wawancara dengan NBC, seperti dikutip CNN.
Menurut Trump, perusahaan-perusahaan minyak akan menjadi aktor utama dalam proses pembangunan kembali Venezuela. Ia menyebut sektor energi sebagai kunci pemulihan ekonomi negara Amerika Latin tersebut.
Trump sebelumnya juga menyatakan keyakinannya bahwa perusahaan minyak Amerika Serikat dapat memperoleh akses penuh terhadap cadangan minyak mentah Venezuela, yang dikenal sebagai yang terbesar di dunia.
Namun demikian, sejumlah sumber menyebutkan bahwa para eksekutif perusahaan minyak AS belum tentu akan segera masuk ke Venezuela. Kondisi di lapangan dinilai masih sangat tidak pasti, sementara industri minyak Venezuela disebut berada dalam kondisi kacau.
Selain itu, rekam jejak pemerintah Venezuela yang pernah menyita aset perusahaan minyak AS menjadi faktor yang membuat pelaku industri bersikap hati-hati.
Berdasarkan data tahun 2023, Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia, mencapai sekitar 303 miliar barel. Potensi besar inilah yang membuat negara tersebut menjadi pusat perhatian dalam dinamika geopolitik dan energi global.
Situasi politik Venezuela saat ini berada dalam sorotan internasional setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Caracas dan menahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, atas perintah langsung Presiden Trump.
Maduro dan Flores saat ini berada di Amerika Serikat dan dilaporkan telah menghadiri persidangan untuk mendengarkan tuduhan yang disampaikan otoritas AS terhadap Maduro.
Klaim Trump terkait kemampuan perusahaan minyak membangun kembali Venezuela dalam waktu singkat menuai perhatian luas, seiring kekhawatiran komunitas internasional terhadap stabilitas kawasan dan masa depan industri energi Venezuela pasca-konflik. (Mun)
-
NASIONAL28/08/2026 17:00 WIBKabur ke Singapura, Bos Planet Batam Yuwanky Akhirnya Dicokok Bareskrim
-
JABODETABEK28/08/2026 20:00 WIBAsyik Ngopi di Gang, Siswa SMA Diseret dan Dihajar Kelompok Diduga Ormas
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
POLITIK28/08/2026 16:00 WIBNasaruddin Umar Bantah Isu Mundur Demi Rebut Kursi Ketua PBNU
-
NASIONAL28/08/2026 19:00 WIBEks KRI Ki Hajar Dewantara Dijual, DPR Minta Negara Jangan Rugi
-
RIAU28/08/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Pria Pembakar Lahan Sawit Gara-Gara Rokok
-
NUSANTARA28/08/2026 23:00 WIBKebakaran Gunung Arjuno Meluas
-
DUNIA29/08/2026 00:00 WIBRudal & Drone Iran Hancurkan Aset Intelijen AS

















