DUNIA
Zohran Mamdani Kecam ‘Perang Ilegal’ Trump-Israel
AKTUALITAS.ID – Wali Kota Zohran Mamdani mengecam aksi militer terbaru oleh Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan wilayah Iran, menyebutnya sebagai eskalasi “perang ilegal yang menghancurkan”. Pernyataan ini disampaikan Mamdani di tengah meningkatnya ketegangan global yang dipicu oleh serangan tersebut.
Dalam unggahan terbaru di media sosial, Mamdani menyatakan serangan itu menandai “eskalasi bencana dalam tindakan perang agresi ilegal”. Ia juga menegaskan bahwa rakyat Amerika Serikat tidak menginginkan perang baru, terutama untuk tujuan perubahan rezim di negara lain.
“Bom kota. Membunuh warga sipil. Membuka medan perang baru. Orang-orang Amerika tidak menginginkan ini. Mereka menginginkan solusi atas krisis keterjangkauan perumahan dan perdamaian, bukan konflik yang meluas,” tegas Mamdani.
Mamdani menyampaikan bahwa warga Amerika lebih memilih kebijakan yang mengutamakan kesejahteraan domestik, seperti solusi terhadap krisis perumahan dan pengurangan biaya hidup, daripada terlibat dalam perang luar negeri. Pernyataan ini muncul tak lama setelah serangan itu dilakukan dan beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengumumkan operasi militer besar terhadap Iran.
Di tengah kritik tersebut, Mamdani juga menekankan perlindungan terhadap warga New York, terutama komunitas asal Iran. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa koordinasi dengan kepolisian kota dan petugas manajemen darurat telah ditingkatkan. “Anda adalah bagian dari tatanan kota ini — tetangga, pemilik usaha kecil, mahasiswa, pekerja, seniman, dan pemimpin komunitas. Anda akan aman di sini,” katanya untuk meyakinkan bahwa tidak ada warga yang dibiarkan tidak terlindungi dalam masa ketidakpastian ini.
Kritik Mamdani terhadap serangan militer ini muncul hanya beberapa hari setelah pertemuannya dengan Presiden Trump di Gedung Putih untuk membahas isu pembangunan perumahan di New York. Perbedaan sikap ini mencerminkan tantangan politik yang dihadapi Mamdani dalam menyeimbangkan hubungan kerja sama dengan pemerintahan federal sekaligus mewakili aspirasi warga kota yang lebih condong pada solusi damai terhadap konflik internasional.
Pernyataan keras Mamdani ini mencerminkan peningkatan oposisi terhadap kebijakan luar negeri saat ini di kalangan pemimpin lokal dan menambah tekanan politik di tengah eskalasi ketegangan global akibat konflik militer di Timur Tengah. (Mun)
-
NASIONAL28/10/2026 18:05 WIBPolisi Larang Wartawan Liput Demo di Bundaran HI
-
EKBIS28/10/2026 13:00 WIBGila! Haji Isam Dapat ‘Suntikan’ Dana Segar Rp40 Triliun dari Bank Mandiri
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
POLITIK28/10/2026 16:00 WIBSahroni Sindir Ijazah Palsu? PSI: Sindirannya Tak Tepat
-
DUNIA28/10/2026 18:00 WIBInggris Bersiap Hadapi Ancaman Perang
-
OTOTEK28/10/2026 13:30 WIBSatu Kode OTP Bisa Jadi Pintu Masuk Pembajak WhatsApp
-
POLITIK28/10/2026 14:00 WIBSM Kartosoewirjo: Dari Sekretaris Sumpah Pemuda Jadi Imam Besar DI/TII
-
NASIONAL28/10/2026 20:00 WIBLechumanan Sebut Jokowi Terganggu Pemberitaan Ijazah Palsu
















