DUNIA
PM Malaysia Anwar Ibrahim Murka ke Israel
AKTUALITAS.ID – Pasukan Israel kembali mencegat kapal bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Insiden ini memicu kemarahan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, terutama setelah sejumlah warga negaranya ikut ditahan dalam operasi tersebut.
Armada Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza dilaporkan dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional Laut Mediterania.
Dalam pernyataan resminya, GSF menuding Israel melakukan tindakan berbahaya dengan menahan para aktivis sipil yang berada di atas kapal.
“Tindakan ini merupakan eskalasi berbahaya, yakni penahanan warga sipil di tengah laut internasional,” demikian pernyataan GSF.
Flotilla tersebut diketahui berangkat dari Barcelona dan melibatkan sekitar 65 kapal dengan ratusan peserta dari 70 negara, termasuk Indonesia dan Malaysia.
Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa setidaknya 28 kapal telah dicegat di perairan sebelah barat Kreta, sementara kapal lainnya masih melanjutkan pelayaran.
Pihak Israel tidak membantah operasi tersebut. Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa sekitar 175 aktivis dari sekitar 20 kapal telah dibawa ke wilayah Israel.
Di antara mereka, terdapat sejumlah warga negara Malaysia yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.
Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengecam keras tindakan Israel dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional.
“Saya mengutuk tindakan rezim Israel terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” kata Anwar dalam pernyataan resminya.
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan hukum laut internasional serta nilai-nilai kemanusiaan universal.
Malaysia juga mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak demi menjamin keselamatan para aktivis yang ditahan.
“Keselamatan mereka harus dijamin tanpa kompromi,” tegas Anwar.
Insiden ini kembali menyoroti ketegangan di kawasan Timur Tengah serta risiko yang dihadapi misi kemanusiaan menuju Gaza. Reaksi keras dari berbagai negara diperkirakan akan terus bermunculan seiring berkembangnya situasi. (Mun)
-
NASIONAL04/08/2026 06:00 WIBIwan Sumule Ajak Semua Elemen Bangsa Kawal Kebijakan Prabowo
-
JABODETABEK04/08/2026 07:30 WIBPolda Metro Bekuk Penyebar Hoaks Demo Jelang 17 Agustus
-
JABODETABEK04/08/2026 06:30 WIBPolda Metro Sebar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
-
NASIONAL04/08/2026 16:00 WIBDPR: Jangan Percaya Isu Gaji ASN Dipotong Demi PPPK
-
POLITIK04/08/2026 07:00 WIBPanas! 48 Tim Lolos Bawa Isu Penguatan Bawaslu di Debat Pemilu 2026
-
POLITIK04/08/2026 14:03 WIBPuadi: Mahasiswa Kunci Pengawasan Pemilu di Era Digital
-
DUNIA04/08/2026 12:00 WIBIran Tegaskan Tak Ada Dialog Baru dengan Amerika Serikat
-
Berita04/08/2026 05:30 WIBBMKG: Waspada Hujan Ringan Saat Malam di Jakarta Selatan dan Timur

















