Connect with us

DUNIA

Nepal Minta Meta & TikTok Hapus Konten AI Banjir

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Nepal mengambil tindakan tegas terhadap maraknya eksploitasi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah utara dan tengah negara tersebut. Otoritas Nepal secara resmi mendesak raksasa media sosial Meta dan TikTok untuk segera menghapus konten hasil kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), video manipulatif, serta penipuan kode QR donasi palsu yang bertebaran di platform mereka.

Bencana yang meletus akibat luapan Sungai Bhotekoshi dan Trishuli pada Rabu (26/8/2026) tersebut menghancurkan permukiman, jembatan, dan jalan, hingga melumpuhkan akses menuju perbatasan Tiongkok. Namun, situasi darurat ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk memproduksi konten hoaks.

Melansir laporan The Kathmandu Post, otoritas Nepal menggelar pertemuan darurat dengan perwakilan Meta dan TikTok. Pemerintah menilai gambar dan video rekayasa AI serta rekaman lama yang disebarkan seolah-olah kejadian nyata telah mengacaukan operasi penyelamatan dan menambah trauma keluarga korban.

BACA JUGA  65 Orang Dilaporkan Hilang Akibat Tanah Longsor di Chitwan, Nepal

Koordinator satuan tugas pemerintah untuk regulasi media sosial, Bijay Kumar Roy, menegaskan bahwa pemerintah telah menandai daftar konten berbahaya tersebut untuk segera diturunkan (take down).

“Kami meminta platform untuk membuat algoritma mereka lebih proaktif dalam mendeteksi dan memblokir konten serta grafis palsu,” ujar Bijay Kumar Roy.

Tak hanya hoaks visual, pemerintah Nepal juga menemukan modus penipuan berbasis barcode atau kode QR palsu yang mengisap dana donasi masyarakat umum dengan dalih bantuan korban bencana.

Meskipun Meta dan TikTok menyatakan membutuhkan waktu respons sekitar 24 hingga 48 jam untuk memproses laporan, pemerintah Nepal menuntut tindakan instan mengingat dampaknya yang langsung mengancam keselamatan warga dan memperlambat pencarian ratusan korban hilang di area bencana. (Mun)

BACA JUGA  Eksplorasi Konten Tersembunyi Netflix dengan Kode Rahasia

TRENDING