DUNIA
Yaman Diguncang 37 Serangan Saudi
AKTUALITAS.ID – Konflik panas di Timur Tengah kembali membara. Jet-jet tempur F-15 milik militer Arab Saudi dilaporkan menggempur wilayah Yaman secara brutal sebanyak 37 kali hanya dalam kurun waktu 24 jam pada Jumat dini hari.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi bahwa gempuran udara berskala besar tersebut memporak-porandakan sejumlah titik di Provinsi Taiz dan Hajjah. Imbas dari operasi militer masif ini, beberapa warga dilaporkan tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka.
Menanggapi hujan bom tersebut, Pemimpin Tinggi Houthi, Sayyed Abdul Malik al-Houthi, melontarkan tuduhan tajam. Ia menyebut Arab Saudi terus memelihara agresi dan pengepungan zalim terhadap Yaman lantaran berada di bawah naungan Amerika Serikat serta dorongan provokasi Israel.
“Rakyat kita tercinta terus menghadapi agresi musuh dan pengepungan tidak adil yang dikenakan pada negara mereka. Kita kini memasuki tahun kedua belas bertahan dari perang ini,” tegas Abdul Malik.
Abdul Malik menegaskan bahwa kelompoknya sama sekali tidak pernah memulai genderang perang dan selalu dalam posisi membela diri. Menurutnya, ledakan eskalasi terbaru ini dipicu oleh aksi ceroboh Riyadh yang nekat meluncurkan serangan udara ke arah Bandara Internasional Sanaa.
Meski wilayahnya dibombardir tanpa henti, Houthi menyuarakan optimisme tinggi untuk terus melayani perlawanan panjang terhadap koalisi musuh. Gempuran balasan ini diprediksi akan makin membakar eskalasi, mengingat sebelum serangan udara ini terjadi, milisi Houthi sempat melancarkan gempuran balasan yang menyasar jaringan pipa minyak dan pangkalan udara vital milik Saudi. (Mun)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
JABODETABEK19/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Sabtu Hadir di 5 Titik Jakarta
-
JABODETABEK19/09/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Jakarta Sabtu
-
NUSANTARA19/09/2026 08:30 WIBDua Mahasiswi Jadi Korban Tabrak Lari di Toba
-
DUNIA19/09/2026 08:00 WIBIsrael Siapkan Operasi Darat Baru di Gaza
-
POLITIK19/09/2026 09:30 WIBJeirry Sumampow: Rekrutmen KPU-Bawaslu Jadi Titik Rawan Demokrasi
-
NASIONAL19/09/2026 13:00 WIBMusa Rajekshah: Sekolah Rakyat Jangan Cuma Jadi Proyek
-
NASIONAL19/09/2026 06:00 WIBDoa Menggema di DPR untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang

















