EKBIS
Optimisme Pasar Menguat, IHSG Lanjutkan Tren Positif ke 8.053 Dipicu Kejutan BI Rate
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka dengan tren positif pada perdagangan Kamis (18/9/2025). Mengawali hari ini, IHSG menguat 0,37% ke level 8.054, didorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BBRI, ITMG, dan ISAT.
Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan justru turun tipis 0,14% ke posisi 813. Adapun Jakarta Islamic Index (JII) juga terkoreksi 0,06% ke level 541.
Dari bursa global, pergerakan saham di Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average naik 0,57%, sedangkan NASDAQ Composite terkoreksi 0,33%. Pasar Wall Street bergerak mixed setelah The Fed mengumumkan pemangkasan suku bunga untuk pertama kalinya di tahun 2025. Kebijakan tersebut disambut positif dengan masuknya aliran dana asing (inflow) ke saham-saham konglomerasi.
Selain itu, harga komoditas turut mencatat penguatan. Minyak Brent naik 0,70% dan emas spot naik 0,80%, menambah optimisme pelaku pasar terhadap aset berisiko maupun aset lindung nilai.
Analis menilai, penguatan IHSG hari ini juga ditopang oleh penurunan BI Rate yang di luar ekspektasi pasar. Keberhasilan IHSG menembus level psikologis 8.000 dinilai dapat memperkuat optimisme investor dan berpotensi mendorong reli lanjutan di perdagangan sesi berikutnya. (Firmansyah/Mun)
-
JABODETABEK18/06/2026 19:30 WIBSetneg Buka Peluang Rekrut Kembali Eks Karyawan Hotel Sultan
-
NUSANTARA18/06/2026 08:30 WIBBMKG: 233 Zona Musim Resmi Masuk Kemarau
-
EKBIS18/06/2026 19:00 WIBIndonesia Raja Komoditas, Tapi Harga Masih Ditentukan Bursa Luar Negeri
-
Berita18/06/2026 07:00 WIBPigai Tegaskan Jangan Lawan Putusan Kasus Andrie Yunus
-
EKBIS18/06/2026 09:00 WIBPemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tak Naik
-
JABODETABEK18/06/2026 18:30 WIBNegara Ambil Alih Pengelolaan Hotel Sultan untuk Kepentingan Publik
-
NASIONAL18/06/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Desak Anggaran EBT Ditambah
-
POLITIK18/06/2026 10:00 WIBPengamat Desak DPR Segera Revisi UU Pemilu

















