Connect with us

EKBIS

IHSG Baru Sentuh 7.000 Langsung Terjun ke Zona Merah

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.di

AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung berbalik arah ke zona merah pada awal perdagangan Selasa (7/4/2026), setelah sempat menyentuh level psikologis 7.000.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG berada di posisi 7.001,278. Namun, hanya dalam beberapa menit, indeks langsung mengalami tekanan dan turun 33,463 poin atau 0,48 persen ke level 6.955,963 pada pukul 09.20 WIB.

Berdasarkan data RTI Business, pergerakan IHSG tercatat berada di level tertinggi 7.015 dan terendah 6.945 pada sesi awal perdagangan. Tekanan jual terlihat cukup kuat sejak lima menit pertama perdagangan.

Mayoritas saham mengalami pelemahan. Tercatat sebanyak 262 saham turun, sementara 266 saham menguat dan 183 saham stagnan. Meski jumlah saham yang naik cukup besar, hal tersebut belum mampu menopang pergerakan indeks secara keseluruhan.

Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai. Volume transaksi mencapai 361,32 juta saham dengan frekuensi 36 ribu kali dan nilai transaksi sebesar Rp159,51 miliar.

Memasuki pukul 09.25 WIB, tekanan terhadap IHSG semakin terasa. Indeks tercatat turun 0,49 persen ke posisi 6.955,10. Indeks saham unggulan seperti LQ45 juga melemah 0,92 persen ke level 701,16.

Secara sektoral, sebagian besar sektor berada di zona merah. Sektor industri mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,65 persen. Sementara itu, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang masih menguat tipis 0,15 persen.

Di sisi lain, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp17.039, yang turut menjadi sentimen bagi pergerakan pasar.

Sepanjang perdagangan pagi, total frekuensi transaksi tercatat mencapai 347.219 kali dengan volume 5,2 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp2,1 triliun.

Analis Phintraco Sekuritas sebelumnya memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas atau sideways pada kisaran 6.900 hingga 7.100.

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak sideways pada rentang 6.900-7.100,” tulis analis dalam risetnya.

Pada indeks saham utama, tekanan juga terlihat merata. LQ45 turun 0,39 persen, IDX30 melemah 0,58 persen, JII turun 0,26 persen, dan Investor33 terkoreksi 0,61 persen.

Dengan tekanan yang masih mendominasi dan sentimen global yang belum stabil, pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap potensi volatilitas IHSG dalam jangka pendek. (Firmansyah/Mun)

TRENDING