EKBIS
Rupiah Melemah 0,23%
AKTUALITAS.ID – Mata uang Garuda mengawali perdagangan awal pekan dengan catatan merah membara. Nilai tukar rupiah dibuka melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (31/8/2026) pagi, sekaligus memutus tren positif pekan lalu.
Mengutip data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, rupiah terdepresiasi sebesar 0,23% ke posisi Rp17.725/US$.
Pelemahan ini berbalik 180 derajat dari performa Jumat (28/8/2026) lalu, saat mata uang Indonesia sempat perkasa dan ditutup menguat 0,17% di level Rp17.685/US$.
Kejatuhan rupiah ini terjadi di tengah pergerakan mata uang kawasan Asia yang cenderung bervariasi (mixed). Rupiah menjadi salah satu yang berkinerja paling buruk, berada di bawah bayang-bayang kejatuhan Ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,2%, Baht Thailand yang tertekan 0,13%, Dolar Taiwan yang turun 0,06%, serta Peso Filipina yang tergerus 0,03%.
Sebaliknya, Yen Jepang tampil sebagai primadona Asia dengan melesat 0,16% terhadap the greenback, disusul Yuan China dan Won Korea Selatan yang kompak menanjak 0,07%, serta Dolar Singapura yang naik tipis 0,05%.
Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) – yang mengukur kekuatan mata uang Paman Sam terhadap enam mata uang utama dunia – sebenarnya terpantau sedikit melandai 0,08% ke posisi 99,624 pada pagi ini.
Namun, pelandaian tersebut belum mampu menopang rupiah. Sebab, lonjakan tajam DXY sebesar 0,55% pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu masih menyisakan efek tekanan (lagging effect) yang cukup berat bagi pasar keuangan domestik hari ini. (Firman/Mun)
-
OTOTEK17/10/2026 20:00 WIBGoogle Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh
-
DUNIA17/10/2026 21:00 WIBTerkuak! AS Siapkan Emak dari Segala Bom untuk Hantam Iran
-
JABODETABEK17/10/2026 22:00 WIBNiat Numpang Tidur, Bocah 11 Tahun di Depok Malah Disodomi
-
DUNIA17/10/2026 15:00 WIBKabut Asap Makin Parah, Malaysia Tunda Ujian Sekolah
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
NASIONAL17/10/2026 19:00 WIBKemenkum Mulai Godok Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
-
EKBIS17/10/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Sebut Antrean BBM Bali Dipicu Kendala Distribusi
-
NASIONAL17/10/2026 17:00 WIBKomisi IV DPR Soroti Karhutla yang Menewaskan Empat Petugas di Bromo

















