Connect with us

EKBIS

Jumat Berkah, Rupiah Mulai Melawan Dolar

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas

AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah sukses melancarkan serangan balik terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan akhir pekan, Jumat (18/9/2026). Tertolong oleh koreksi indeks dolar AS di pasar global, Mata Uang Garuda kembali bernapas lega dan memaksa mata uang Paman Sam merosot ke kisaran level Rp 17.700.

Berdasarkan data perdagangan Bloomberg pagi ini, pergerakan dolar AS mencatatkan penurunan 23 poin atau 0,13% dan bertengger di level Rp 17.730. Senada, data Refinitiv juga memperlihatkan rupiah mengawali perdagangan dengan rapor hijau, mencetak penguatan 0,21% ke posisi Rp 17.710/US$.

Fase pemulihan ini menjadi angin segar setelah rupiah sempat babak belur pada perdagangan Kamis (17/9/2026) dan ditutup melemah 0,41% di level Rp 17.747/US$. Tekanan sebelumnya dipicu oleh langkah agresif bank sentral AS, The Fed, yang memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak Juli 2023.

BACA JUGA  Rupiah Menguat ke Rp16.929 per Dolar AS, Ini Prospeknya

Pagi ini, dominasi dolar AS nyatanya tidak hanya luntur di Indonesia. Greenback terpantau melemah berjamaah melawan mayoritas mata uang utama Asia. Dolar AS tergelincir 0,10% di hadapan yuan China, turun 0,02% terhadap rupee India, serta takluk oleh dolar Taiwan dan dolar Hong Kong masing-masing sebesar 0,29% dan 0,01%. Dolar AS tercatat hanya mampu mencuri keunggulan tipis terhadap yen Jepang (0,17%) dan dolar Singapura (0,02%).

Meredupnya hegemoni dolar AS sejalan dengan pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia. Pada pukul 09.00 WIB, indeks DXY terpantau loyo dan melemah tipis 0,01% ke posisi 100,237, memberikan celah bagi mata uang emerging market seperti rupiah untuk melesat ke zona hijau. (Firman/Mun)

BACA JUGA  Rupiah Menguat ke Rp16.221 per Dolar AS, Didukung Sentimen Global yang Stabil

TRENDING