Connect with us

EKBIS

Rupiah Mendadak Jadi Raja Asia Pagi Ini

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Sempat terpuruk pada perdagangan kemarin, mata uang Garuda sukses melakukan aksi balas dendam yang dramatis. Rupiah mendadak rebound dan memimpin penguatan mata uang di seluruh benua Asia pada awal perdagangan Rabu (23/9/2026).

Berdasarkan data pasar spot pagi ini, nilai tukar Rupiah langsung dibuka melesat ke level Rp17.852/US$. Angka ini mencatatkan apresiasi sebesar 0,18%, membalikkan keadaan setelah pada penutupan sebelumnya sempat loyo dan tersungkur di level Rp17.884/US$.

Lompatan tajam ini resmi menobatkan Rupiah sebagai mata uang terkuat di Asia hari ini. Hingga pukul 09.00 WIB, Rupiah sukses mempecundangi Peso Filipina (+0,16%), Ringgit Malaysia (+0,14%), dan Won Korea Selatan (+0,1%). Di sisi lain, The Greenback justru sedang asyik membantai mata uang Asia lainnya; Yen Jepang ambruk paling dalam sebesar 0,13%, disusul Baht Thailand (-0,07%), Dolar Singapura (-0,04%), dan Yuan China (-0,01%).

BACA JUGA  Awal Pekan, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.187 per Dolar AS

Dari panggung global, rebound tajam Rupiah ditopang oleh merosotnya harga minyak dunia. Sinyal positif dari perundingan Iran yang membawa harapan berakhirnya perang membuat harga emas hitam melandai. Kondisi ini memberikan angin segar bagi pasar valas negara berkembang, meski investor global masih menahan napas mencermati arah kebijakan suku bunga dan denyut nadi ekonomi Amerika Serikat.

Sementara dari dalam negeri, seluruh mata pelaku pasar kini tertuju pada satu agenda krusial: hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan hari ini.

Keputusan suku bunga dari MH Thamrin akan menjadi penentu utama; apakah Rupiah mampu mempertahankan takhta “Raja Asia” hingga penutupan pasar sore nanti, atau justru kembali tergelincir di hadapan Dolar AS. (Firman/Mun)

BACA JUGA  Pekan Ini, BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp3,49 T

TRENDING