JABODETABEK
Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Masuk Peringkat 6 Terburuk di Dunia
AKTUALITAS.ID – Jakarta, Rabu pagi (9/10/2024), kembali masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Berdasarkan data dari IQAir, Jakarta menduduki peringkat ke-6 dengan indeks kualitas udara (AQI) mencapai 154, yang masuk dalam kategori “tidak sehat”. Tingginya polusi udara di kota metropolitan ini disebabkan oleh partikel PM2.5 dengan konsentrasi 50,4 mikrogram per meter kubik, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan.
Kondisi ini dianggap berbahaya bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan. Bahkan, kualitas udara ini bisa merugikan hewan sensitif serta tanaman, mengancam nilai estetika kota.
Peringkat ini menempatkan Jakarta setelah kota-kota besar lainnya yang juga memiliki polusi udara tinggi, seperti Baghdad di peringkat pertama dengan AQI 220, disusul Hanoi (202), Delhi (177), Mumbai (157), dan Tashkent (157).
Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah meluncurkan platform pemantauan kualitas udara terintegrasi. Dengan dukungan dari 31 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), platform ini bertujuan untuk memberikan data kualitas udara secara real-time kepada masyarakat, hasil kolaborasi dengan berbagai pihak seperti BMKG dan WRI Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Bagi mereka yang termasuk dalam kelompok sensitif, disarankan untuk membatasi aktivitas di luar rumah guna menghindari dampak buruk polusi.
Jakarta memang tengah menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas udara. Selain memantau secara intensif, langkah strategis diperlukan untuk menurunkan angka polusi demi menjaga kesehatan warganya. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
NUSANTARA15/10/2026 07:30 WIBKabut Asap Makin Parah! Sekolah di Balikpapan Ditutup 3 Hari
-
EKBIS15/10/2026 10:30 WIBRupiah Makin Loyo, Dolar AS Dekati Rp18.000
-
NASIONAL15/10/2026 07:00 WIBSahroni Minta MUI Tak Ikut Campur Konser Andrea Bocelli di Borobudur
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
EKBIS15/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Anjlok ke 5.917
-
NASIONAL15/10/2026 10:00 WIB“Bercerai Kawin Lagi!” Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla Bikin DPR Murka
-
NASIONAL15/10/2026 06:00 WIBKarhutla Makin Darurat, PKB Desak Status Bencana Nasional

















