NASIONAL
Pansel: Capim dan Dewas KPK 2024-2029 Sukses Menarik 525 Pendaftar
AKTUALITAS.ID – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024—2029 mencatat total 525 pendaftar sejak pendaftaran dimulai pada 26 Juni hingga 15 Juli 2024 pukul 23.59 WIB.
Wakil Ketua Pansel Capim dan Dewas KPK, Arif Satria, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 318 orang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK, terdiri dari 298 laki-laki dan 20 perempuan. Sementara itu, jumlah pendaftar calon dewan pengawas tercatat sebanyak 207 orang, dengan rincian 184 laki-laki dan 23 perempuan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Indonesia dalam seleksi ini,” ujar Arif dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Selasa.
Tahap berikutnya, Pansel akan melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang diunggah oleh para pendaftar. Mereka akan mengumumkan hasil verifikasi tersebut pada 24 Juli 2024 melalui aplikasi Apel serta laman KPK.go.id dan setneg.go.id.
“Terhitung sejak 24 Juli sampai dengan 24 Agustus 2024, kami mengharapkan masukan dan tanggapan dari masyarakat atas calon-calon yang telah lolos seleksi administrasi ini. Masukan dan tanggapan tersebut dapat disampaikan melalui aplikasi Apel dan email kepada Pansel KPK,” tambah Arif.
Setelah pendaftaran dan tahapan seleksi lainnya selesai, nantinya akan dipilih 10 nama calon pimpinan dan 10 nama calon dewan pengawas KPK yang akan disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk kemudian diteruskan ke DPR RI.
Proses seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan pimpinan dan dewan pengawas KPK yang kompeten dan berintegritas tinggi, dalam upaya memperkuat lembaga antikorupsi tersebut dalam memberantas korupsi di Indonesia. (NAUFAL/RAFI)
-
NUSANTARA11/08/2026 14:00 WIBApi Makin Merambat, 899 Hektare Bromo Terbakar
-
DUNIA11/08/2026 15:00 WIBTrump Tuntut Iran Bayar Darah Korban Timur Tengah
-
NUSANTARA11/08/2026 23:00 WIBGunung Semeru Erupsi 8 Kali pada Selasa 11 Agustus 2026
-
NASIONAL11/08/2026 16:00 WIBPengamat: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Senjata Politik
-
NUSANTARA11/08/2026 17:00 WIBAir Habis, Api Sulit Padam di Palangka Raya
-
DUNIA11/08/2026 18:00 WIBMojtaba Khamenei Reshuffle Militer Iran
-
NASIONAL11/08/2026 22:00 WIBBNPB Ungkap Alasan Tak Andalkan Hujan Buatan untuk Lawan Karhutla
-
NUSANTARA11/08/2026 19:00 WIBAsap Karhutla Ganggu Penerbangan ke Tanjung Puting

















