NASIONAL
PKR Dukung Penuh Penunjukan Herindra Sebagai Kepala BIN
Menurut Yos, Herindra adalah pilihan yang tepat karena pengalaman dan keahliannya dalam bidang intelijen sudah teruji selama bertahun-tahun.
“Herindra sangat profesional dan kompeten. Dari awal karier militernya di TNI, beliau banyak berkiprah di dunia intelijen, bahkan menempuh pendidikan khusus intelijen,” kata Yos dalam keterangannya, Selasa (15/10/2024).
Saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Herindra dinilai juga memiliki penguasaan teritorial yang kuat, berdasarkan tugas-tugas yang diemban baik di pusat maupun di daerah. Hal ini menjadi modal penting untuk memimpin lembaga besar seperti BIN.
Yos juga menyoroti luasnya jaringan Herindra, baik di kalangan elite militer maupun kultural, yang dibangun sepanjang kariernya. “Pengalaman beliau mendampingi Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan akan sangat berharga dalam mengelola kolaborasi bidang pertahanan di pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan,” ujar Yos.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, sebelumnya mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo telah mengajukan nama Herindra sebagai calon Kepala BIN untuk menggantikan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan. Penunjukan ini dianggap sebagai langkah strategis yang akan mendukung visi “Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”
Yos menambahkan bahwa dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, Herindra diyakini dapat membawa kemajuan bagi BIN dan memperkuat keamanan nasional. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL15/05/2026 06:00 WIBPembubaran Nobar Film “Pesta Babi” Bukan Arahan Pemerintah
-
RAGAM15/05/2026 08:00 WIBWajah Bengkak Bisa Jadi Tanda Orang Mengalami Stres
-
JABODETABEK15/05/2026 05:30 WIBBMKG: Waspadai Hujan Dini Hari
-
OASE15/05/2026 05:00 WIBKeistimewaan Bulan Dzulhijjah
-
NUSANTARA15/05/2026 07:30 WIB56 Spesies Tumbuhan Langka Ditemukan di Kebun Raya Banua Kalsel
-
DUNIA15/05/2026 13:00 WIBAraghchi: Iran Tidak Akan Menyerah Pada Ancaman Apapun
-
DUNIA15/05/2026 07:00 WIBTurki Tetapkan Secara Hukum Zona Bersengketa di Laut Aegea
-
NASIONAL15/05/2026 22:00 WIBRomy Soekarno: IKN Jangan Dipaksakan

















