NASIONAL
RUU TNI ‘Tuai Kritik’: PBNU Soroti Penempatan Tentara di Lembaga Sipil!
AKTUALITAS.ID – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Mohamad Syafi’ Alielha (Savic Ali), menanggapi keras rencana Revisi Undang-Undang (RUU) TNI yang memperbolehkan prajurit aktif TNI menduduki jabatan di lembaga sipil seperti Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mahkamah Agung (MA). Menurut Savic, langkah ini tidak masuk akal, mengingat posisi tersebut membutuhkan kompetensi hukum yang sangat tinggi, sementara TNI tidak dilatih untuk itu.
Savic juga menyayangkan proses pembahasan RUU TNI yang dilakukan terburu-buru dan tertutup, bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025). Ia menilai, penggabungan TNI dalam struktur lembaga sipil bisa merusak prinsip-prinsip good governance dan demokrasi yang menjadi semangat reformasi 1998.
Pendapat senada juga datang dari Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, yang menyatakan bahwa TNI harus fokus pada urusan pertahanan negara dan tidak masuk ke ranah sipil dan politik. Jika TNI memutuskan untuk menduduki jabatan sipil, maka ia menekankan agar prajurit TNI harus menanggalkan status keanggotaan mereka dalam dinas militer.
Salah satu poin kontroversial dalam RUU TNI ini adalah penambahan lembaga yang dapat diisi oleh prajurit aktif, yang semula hanya 10 menjadi 16, termasuk Kejaksaan Agung, BNPT, dan BNPP. Kritik terhadap RUU ini semakin menguat, menuntut adanya klarifikasi mengenai standar jabatan sipil yang dapat ditempati oleh anggota TNI aktif. (Mun/Yan Kusuma)
-
JABODETABEK09/05/2026 09:30 WIBRatusan Siswa SD di Cakung Tumbang Usai Santap MBG
-
OASE09/05/2026 05:00 WIBBatang Pohon Ini Menangis Saat Rasulullah Tinggalkan Mimbar
-
RAGAM09/05/2026 14:00 WIBAli Shariati dan Api Perlawanan Iran
-
NASIONAL08/05/2026 23:00 WIBEks Menag Yaqut Titip Salam untuk Gus Ipul
-
JABODETABEK09/05/2026 05:30 WIBJakarta Diprediksi Cerah Berawan di Semua Wilayah
-
NASIONAL08/05/2026 22:00 WIBTAUD Sebut Sidang Andrie Yunus Penuh Sandiwara
-
JABODETABEK09/05/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Buka di Jakarta Sabtu Ini
-
POLITIK09/05/2026 07:00 WIBDPR Setuju Hukuman Berat untuk Politik Uang

















