NASIONAL
TNI Temukan Ladang Ganja 0,5 Hektare di Pegunungan Papua, 204 Batang Diamankan
AKTUALITAS.ID – Personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 512/QY Koops Swasembada berhasil menemukan ladang ganja seluas 0,5 hektare di Kampung Mersibil, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Kamis (27/3/2025). Penemuan ini terjadi saat petugas tengah melakukan patroli rutin di kawasan perbatasan.
Dalam keterangan resmi yang diterima dari Dinas Penerangan TNI AD di Jakarta, Jumat (28/3/2025), disebutkan bahwa ladang tersebut berisi 204 batang pohon ganja dengan tinggi berkisar antara 1,5 hingga 2 meter. Tanaman terlarang itu diperkirakan berusia sekitar 5 hingga 6 bulan.
Panglima Komando Operasi Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi, mengapresiasi keberhasilan Satgas Pamtas dalam mengungkap keberadaan ladang ganja tersebut. Ia menegaskan bahwa penemuan ini merupakan langkah signifikan dalam mencegah peredaran narkotika, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG.
“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan. Kami ingin melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa,” ujar Mayjen TNI Novi dalam siaran persnya.
Saat ini, barang bukti berupa ratusan batang ganja telah diamankan dan akan diserahkan kepada Polres Pegunungan Bintang untuk proses hukum lebih lanjut. Meski belum diketahui siapa pemilik ladang tersebut, TNI akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mengusut tuntas kasus ini.
Mayjen TNI Novi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan di perbatasan dan melaporkan jika menemukan aktivitas ilegal.
“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Berita sudah diperbaiki agar lebih menarik dan informatif. Jika ada tambahan atau perubahan yang diinginkan, silakan beri tahu! (PURNOMO/DIN)
-
EKBIS25/05/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Sempat Menguat Lalu Berbalik Melemah
-
NASIONAL25/05/2026 15:31 WIBNamanya Kerap Disebut di Kasus Korupsi, Jokowi Belum Pernah Diperiksa Penegak Hukum
-
EKBIS25/05/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Satu-Satunya Mata Uang Asia yang Melemah
-
NUSANTARA25/05/2026 14:30 WIBBromo Lockdown Wisata 4 Hari untuk Ritual Yadnya Kasada
-
OPINI25/05/2026 17:29 WIBSengkon dan Karta Jadi Pengingat Bagi Para Penegak Hukum
-
JABODETABEK25/05/2026 07:30 WIBCatat! 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Senin Ini
-
PAPUA TENGAH25/05/2026 17:00 WIBRawan Pemerkosaan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Kali Wania Mimika
-
EKBIS25/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Melesat Saat Pasar Global Bergejolak

















