NASIONAL
Makan Bergizi Gratis Amburadul? ICW Desak Prabowo Setop Program Kontroversial
AKTUALITAS.ID – Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menghentikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desakan keras ini dilayangkan setelah ICW menemukan sejumlah permasalahan krusial yang mengindikasikan potensi kerugian negara dan kegagalan tujuan mulia program tersebut.
Dalam kajiannya, ICW mengungkapkan setidaknya empat persoalan utama yang membelit implementasi program MBG. Persoalan-persoalan ini meliputi dugaan kecurangan pengelolaan anggaran, penyaluran anggaran yang diduga melanggar aturan, ketimpangan dan kualitas makanan yang buruk, serta proses rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang bermasalah.
Salah satu temuan mencolok adalah dugaan penyimpangan anggaran, di mana seorang mitra dapur di Kalibata, Jakarta Selatan, mengaku merugi hampir Rp 1 miliar akibat tidak dibayar oleh Yayasan MBN, mitra Badan Gizi Nasional (BGN), padahal telah menyediakan lebih dari 65.000 porsi makanan. Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di daerah lain, seperti di Sumenep, Madura, di mana petugas dapur MBG memilih berhenti bekerja karena upah yang tidak sebanding dengan beban kerja. ICW juga menyoroti dugaan monopoli pengadaan alat dapur oleh BGN yang mengindikasikan lemahnya pengawasan.
Selain itu, ICW menyoroti penyaluran anggaran MBG yang dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 132/PMK.05/2021, yang seharusnya menyalurkan dana bantuan langsung ke penerima manfaat, bukan melalui pihak ketiga. “Model penyaluran yang tidak langsung seperti ini membuka celah korupsi,” tegas ICW.
Dari segi kualitas layanan, ICW menemukan ketimpangan fasilitas alat makan antar sekolah dan kualitas makanan yang buruk, seperti ditemukannya telur rebus tidak layak konsumsi dan makanan yang terpaksa dibuang siswa karena rasa yang tidak enak. Proses rekrutmen SPPI juga dinilai bermasalah dengan ketidakterbukaan dan indikasi intervensi.
Berdasarkan temuan-temuan tersebut, ICW menyimpulkan program MBG telah jauh menyimpang dari tujuannya untuk meningkatkan gizi dan kesejahteraan anak-anak sekolah. Oleh karena itu, ICW mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil tindakan tegas dengan menghentikan pelaksanaan program MBG dan melakukan evaluasi menyeluruh demi akuntabilitas dan transparansi. “Presiden harus menunjukkan komitmennya terhadap akuntabilitas dan transparansi dengan segera menghentikan proyek MBG yang penuh masalah ini,” pungkas ICW. (Mun/Ari Wibowo)
-
OLAHRAGA07/05/2026 17:30 WIBParis Saint-Germain Bakal Bertemu Arsenal di Final Piala Champions 2026
-
OTOTEK07/05/2026 17:00 WIBDalam 48 Hari, Xiaomi SU7 Mencatat Pesanan Hingga 80.000 Unit
-
PAPUA TENGAH07/05/2026 18:30 WIBEpisentrum Baru Kedaulatan Pangan; Mimika Menuju Arsitektur Rumah Inovasi
-
DUNIA07/05/2026 18:00 WIBTrump Didesak DPR AS untuk Mengungkap Program Nuklir Israel
-
NUSANTARA07/05/2026 19:30 WIBTabrakan Maut Bus ALS, 16 Orang Tewas di Tempat
-
POLITIK07/05/2026 20:00 WIBPengurus DPW PSI Papua Tengah, Resmi Dilantik Kaesang
-
RAGAM07/05/2026 19:00 WIBDari Istana Kepresidenan, BTS Sapa Penggemarnya di Meksiko
-
PAPUA TENGAH07/05/2026 21:00 WIBPolres Mimika Ringkus Pemuda Pemilik Bahan Baku Tembakau Sintetis

















