NASIONAL
Komjak Desak Kejari Jaksel Segera Eksekusi Terpidana Silfester Matutina
AKTUALITAS.ID – Komisioner Komisi Kejaksaan (Komjak) Nurokhman angkat suara terkait belum dieksekusinya Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, Silfester Matutina, meski kasusnya telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Ia menegaskan, proses Peninjauan Kembali (PK) tidak seharusnya menjadi alasan untuk menunda eksekusi.
“Itu sudah inkrah, jadi harus dieksekusi,” tegas Nurokhman kepada wartawan, Selasa (12/8/2025).
Menurutnya, jika Kejaksaan menunggu putusan PK untuk melaksanakan eksekusi, hal itu justru berpotensi menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia. “Kalau nunggu PK, semua terpidana nanti bisa minta eksekusi ditunda. Kita berharap sebelum sidang PK, yang bersangkutan sudah dieksekusi,” ujarnya.
Nurokhman menyampaikan, Komjak akan mendatangi Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk meminta penjelasan langsung terkait keterlambatan eksekusi tersebut. “Kita akan datang ke Kejari Jaksel menanyakan problemnya di mana. Semoga dalam waktu dekat bisa segera dieksekusi,” katanya.
Kasus Silfester bermula dari orasinya di depan Mabes Polri pada 15 Mei 2017. Dalam video yang beredar luas di media sosial, ia menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla sebagai “akar permasalahan bangsa” dan menuduh JK menggunakan isu rasial dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
Pernyataan itu membuat pihak keluarga JK geram. Melalui tim Advokat Peduli Kebangsaan, JK melaporkan Silfester ke Bareskrim Polri dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Pasal 310 dan 311 KUHP.
Pada 2019, pengadilan menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Silfester. Namun hingga kini, ia belum menjalani hukuman tersebut karena tengah mengajukan PK. (Ari Wibowo/Mun)
-
POLITIK21/08/2026 14:00 WIBMardiono: PT 7% Bunuh Demokrasi
-
JABODETABEK21/08/2026 14:30 WIBTabrak Truk, Dua Penumpang Jeep Mercy Hangus Terbakar di Tol Jagorawi
-
DUNIA21/08/2026 12:00 WIB108 Sekolah Malaysia Ditutup Gegara Asap RI
-
NASIONAL21/08/2026 19:00 WIBJelang Muktamar, Gus Yahya Minta Kader NU Jangan Mau Ditakut-takuti
-
OTOTEK21/08/2026 13:30 WIBFacebook Bela Konten Ajak Perang Lawan Islam
-
POLITIK21/08/2026 16:00 WIBSDI Kumpulkan Pejabat hingga Akademisi, Ada Misi Besar?
-
NASIONAL21/08/2026 17:00 WIBBMKG: Gempa Susulan NTT Bisa Sampai 4 Minggu
-
DUNIA21/08/2026 18:00 WIBNATO Pasang Kuda-Kuda Hadapi Iran

















