NASIONAL
Kapolri Siap Mundur, Tapi Itu Hak Prerogatif Presiden
AKTUALITAS.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menanggapi desakan dari koalisi masyarakat sipil untuk mundur dari jabatannya. Desakan ini muncul setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demo ricuh di Jakarta.
Menanggapi hal tersebut, Listyo menyatakan bahwa ia menghargai semua tuntutan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa urusan pengangkatan dan pemberhentian Kapolri sepenuhnya berada di bawah kewenangan Presiden.
“Terkait dengan isu yang menyangkut (pencopotan) Kapolri, itu hak prerogatif presiden,” ujar Listyo di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Meskipun demikian, ia menegaskan kesiapannya untuk mundur jika memang diminta oleh Presiden Prabowo. “Kita prajurit kapan saja siap,” tegasnya.
Sebelumnya, koalisi masyarakat sipil dan massa aksi mengeluarkan 12 poin tuntutan pasca-tewasnya Affan Kurniawan. Salah satu tuntutan utamanya adalah agar Presiden segera mencopot Listyo Sigit Prabowo, yang dinilai gagal mengubah watak represif Polri. Mereka juga mendesak Presiden untuk segera melakukan reformasi kepolisian secara sistematis agar institusi tersebut lebih profesional dan akuntabel. (Ari Wibowo/Mun)
-
FOTO07/08/2026 18:45 WIBFOTO: Bawaslu Teken Kerjasama dengan Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Pemilu
-
PAPUA TENGAH07/08/2026 09:00 WIBPBB: Jangan Rampas Suara Rakyat Lewat Ambang Batas Parlemen
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
EKBIS07/08/2026 09:30 WIBIHSG Kembali Hijau
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online
-
NASIONAL07/08/2026 17:00 WIBMuzani Klaim Prabowo Jiplak Jurus Sakti Bung Hatta
-
NASIONAL07/08/2026 10:00 WIBSatu Tahun Berlalu, KPK Belum Berani Tahan Tersangka CSR BI?
-
POLITIK07/08/2026 16:00 WIBGanjar: Pilkada Tanpa Wakil Harus Dibahas Komprehensif

















