NASIONAL
Status Korupsi Whoosh Masih Penyelidikan, KPK Minta Publik Sabar
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih untuk menjaga ketat informasi terkait penyelidikan dugaan rasuah dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Lembaga antirasuah beralasan bahwa kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan.
“Saat ini kami belum bisa menyampaikan detilnya secara lengkap seperti apa, karena ini memang masih di tahap penyelidikan,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan tertulis pada Sabtu, (1/11/2025).
Budi meminta masyarakat untuk menyerahkan proses pengusutan kasus ini sepenuhnya kepada KPK. Ia memastikan penyelidik saat ini tengah fokus bekerja mencari bukti permulaan.
“Tim terus melakukan penelusuran, melakukan pengumpulan keterangan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui perkara ini,” ucap Budi.
Meski demikian, KPK tetap terbuka jika ada masyarakat yang ingin memberikan informasi tambahan terkait dugaan korupsi ini. Semua data yang relevan akan digunakan untuk mendalami kasus agar bisa segera naik ke tahap penyidikan.
Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi pembukaan penyelidikan atas dugaan mark up dalam proyek strategis nasional tersebut.
Isu rasuah ini mencuat ke publik dan menjadi viral setelah pernyataan dari mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, pada Senin, 27 Oktober 2025, telah membenarkan dimulainya proses ini.
“Sudah pada tahap penyelidikan,” kata Asep Guntur kala itu.
Asep juga menegaskan informasi pada tahap penyelidikan memang bersifat sangat dirahasiakan untuk menjaga integritas proses pengumpulan bukti dan keterangan. (Ari Wibowo/Mun)
-
EKBIS21/08/2026 09:30 WIBIHSG Naik 22 Poin di Awal Perdagangan
-
NASIONAL21/08/2026 09:00 WIBMA Larang Kasasi Putusan Bebas
-
NASIONAL21/08/2026 10:00 WIBRektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjerat OTT KPK
-
NUSANTARA21/08/2026 08:30 WIBNapi Sukabumi Kabur Jelang Bebas
-
EKBIS21/08/2026 10:30 WIBMata Uang Garuda Menguat Lagi
-
POLITIK21/08/2026 14:00 WIBMardiono: PT 7% Bunuh Demokrasi
-
NASIONAL21/08/2026 10:00 WIBRAPBN 2027: OIKN Kantongi Dana Jumbo Rp6,7 T
-
JABODETABEK21/08/2026 14:30 WIBTabrak Truk, Dua Penumpang Jeep Mercy Hangus Terbakar di Tol Jagorawi

















