NASIONAL
Komnas HAM: Buka Identitas Pelaku Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Publik
AKTUALITAS.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) diketahui telah meminta keterangan sejumlah pejabat TNI terkait sejauh mana penanganan kasus Penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Komnas HAM mendorong pihak TNI melakukan proses penyidikan kasus penyiraman air keras tersebut secara transparan.
Komnas HAM bahkan meminta identitas pelaku diumumkan kepada publik.
“Komnas HAM mendorong transparansi proses penegakan hukum antara lain segera mengumumkan identitas pelaku kepada publik, melibat pengawasan eksternal dalam proses penegakan hukum, memberikan akses kepada Komnas HAM untuk bertemu dan meminta keterangan tersangka,” ujar komisioner Komnas HAM Saurlin P Siagian kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Komnas HAM juga telah meminta keterangan kepada Danpuspom, Kababinkum HAM, dan Wakapuspen beserta jajaran.
Saurlin menuturkan pihaknya meminta Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan TNI. Saurlin mengatakan penyidikan oleh pihak TNI sudah hampir rampung dan tinggal menunggu hasil visum serta meminta keterangan Andrie Yunus.
“Komnas HAM meminta Danpuspom menjelaskan bagaimana proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini sejak peristiwa hingga saat ini. Puspom menyatakan sudah menetapkan 4 orang tersangka yang dikenakan Pasal 469 KUHP (penganiayaan berat) dengan alternatif 467 ayat 1 dan 2 (penganiayaan dengan rencana),” tuturnya.
Saurlin mengungkapkan saat ini proses penyidikan kasus air keras ini sudah berjalan 80 persen. Saat ini, katanya, pihak TNI hanya tinggal menunggu hasil visum korban.
“Puspom menyatakan bahwa proses penyidikan yang mereka lakukan sudah berjalan 80 persen dan saat ini penyidik tinggal menunggu hasil visum korban dari RSCM dan keterangan saksi korban AY,” ungkapnya.
Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3) malam. Puspom TNI kemudian menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempatnya diketahui merupakan anggota Denma Bais TNI dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).
“Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma Bais TNI, bukan dari satuan mana-mana, tapi dari Denma Bais TNI,” kata Danpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto saat konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3).
Adapun keempat tersangka berinisial NDP, SL, BHW, dan ES. Puspom TNI tengah melakukan pendalaman.
(Purnomo/goeh)
-
NUSANTARA05/08/2026 19:30 WIBPolisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
-
NUSANTARA05/08/2026 23:00 WIBBMKG Beberkan Daftar Perairan yang Diterjang Gelombang 4 Meter
-
NUSANTARA05/08/2026 18:30 WIBPenyair Bongkar Fakta Kelam Gunung Ciremai
-
JABODETABEK05/08/2026 22:00 WIBPolda Metro Jaya: Perempuan asal Ciamis Jadi Tersangka Kasus Hoaks Demo
-
DUNIA05/08/2026 21:00 WIBDrone Houthi Hantam Bandara Arab Saudi
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
POLITIK06/08/2026 06:00 WIBIsu Ganti Kapolri Memanas! ProDem Sebut Ada Upaya Ganggu Pemerintahan Prabowo
-
JABODETABEK06/08/2026 06:30 WIBCek Lokasi SIM Keliling Jakarta Sebelum Berangkat

















