NUSANTARA
Diduga Terlibat Jaringan Terorisme, Siswa SMA di Gowa Ditangkap Densus 88
AKTUALITAS.ID – Seorang siswa SMA berusia 19 tahun berinisial MAS ditangkap oleh Densus 88 Antiteror pada Sabtu sore, (24/5/2025), di Jalan S. Daeng Emba, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Penangkapan dilakukan saat MAS hendak membeli air minum isi ulang.
Penangkapan remaja tersebut mengejutkan pihak keluarga. SK, ibu dari MAS, mengaku tidak menyangka anaknya akan diamankan aparat karena selama ini MAS dikenal sebagai anak rumahan dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
“Dia habis beli air galon, langsung diambil sama motornya. Saya tidak tahu kenapa, padahal anak saya jarang keluar rumah,” ujar SK.
MAS diketahui saat ini duduk di bangku kelas 3 SMA dan juga menjadi pembina di pondok tahfidz Al-Qur’an gratis di wilayah Gowa. Aktivitasnya sehari-hari, menurut warga, lebih banyak diisi dengan kegiatan keagamaan dan mengajar mengaji.
Ketua RT setempat, Nasir Daeng Nai, turut membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut MAS dikenal sebagai remaja pendiam yang hanya mengajar di rumah tahfidz.
“Setahu saya dia hanya mengajar di rumah tahfidz. Tadi sore ditangkap, sekitar jam 17.30 WITA,” ungkap Nasir.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Densus 88 atau Polda Sulsel mengenai keterlibatan MAS dalam jaringan teroris maupun barang bukti yang diamankan. (Yan Kusuma/Mun)
-
RAGAM03/07/2026 13:30 WIBPengamat SDI: Indonesia Tak Akan Maju Tanpa Pendidikan dan Kesehatan Merata
-
POLITIK03/07/2026 16:30 WIBSaid Didu Sebut Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan
-
POLITIK03/07/2026 11:00 WIBPuan Tegaskan DPR Hormati Putusan MK Soal Pilkada
-
NASIONAL03/07/2026 16:00 WIBOTT Bupati Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Kemenhut
-
NASIONAL03/07/2026 20:30 WIBPuan Minta Penunjukan Komisaris Berdasarkan Kompetensi
-
POLITIK03/07/2026 07:00 WIBPKB Soroti Anggota DKPP Ikut Helikopter KPU
-
NUSANTARA03/07/2026 15:30 WIBDetik-Detik Pesawat PT AMA Dibakar KKB Usai Mendarat
-
POLITIK03/07/2026 19:30 WIBSyarat Capres-Cawapres Diusung Tiga Partai Dinilai akan Hambat Figur Potensial

















