NUSANTARA
Polda Riau Tangkap Dua Kurir 2 Kg Sabu di Dumai, Dua Pelaku Lain Diburu
AKTUALITAS.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap dua pria asal Aceh berinisial YRB (34) dan RFS (29) terkait penyelundupan dua kilogram sabu di Jalan Gatot Subroto, Kota Dumai, Selasa (5/8/2025) malam. Polisi juga memburu dua pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan penangkapan dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba, Kompol Ryan Fajri, usai menerima informasi tentang pengiriman sabu dari perairan Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis.
“Kedua tersangka mengaku akan membawa sabu tersebut ke Tembung, Medan, Sumatera Utara. Namun, upaya itu berhasil kita gagalkan,” ujar Putu Yudha dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).
Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 18.30 WIB. Polisi menghentikan mobil Nissan Evalia BK 1567 EV yang dikendarai pelaku. Dari penggeledahan, ditemukan dua bungkus besar bertuliskan aksara China berisi sabu, tiga unit ponsel, dan uang tunai Rp965 ribu.
Hasil interogasi sementara, sabu itu diterima dari N, yang diduga mendapat pasokan dari W. Keduanya kini menjadi buronan polisi.
“Barang bukti dan kedua tersangka sudah kami amankan di Mapolda Riau untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Putu Yudha. (Bambang Irawan/Mun)
-
POLITIK30/07/2026 13:00 WIBBawaslu Bongkar Modus Baru Politik Uang Digital
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
RIAU30/07/2026 14:00 WIBEkspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Siap Melayani Masyarakat hingga Pulau Terluar
-
NUSANTARA30/07/2026 13:40 WIBPolisi Tetapkan Anggota DPRD Medan Tersangka Pengeroyokan
-
NASIONAL30/07/2026 15:00 WIBPrabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
NUSANTARA30/07/2026 14:30 WIBPakar Hukum: Daluwarsa Harus Jadi Pertimbangan Utama Majelis Hakim dalam Perkara Lahan Transmigrasi Kukar
-
POLITIK30/07/2026 16:30 WIBKepuasan Publik Turun, Mardani Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet