OASE
Al Qur’an Bongkar Rahasia Lapisan Bumi
AKTUALITAS.ID – Misteri tentang isi perut bumi masih menjadi salah satu teka-teki terbesar dalam dunia geologi. Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, perhatian kembali tertuju pada ayat-ayat Al-Qur’an yang oleh sebagian ulama dan penulis ditafsirkan mengandung isyarat mengenai struktur bumi, gunung, hingga berbagai fenomena geologi.
Salah satu ayat yang sering menjadi rujukan adalah Surah Ath-Thalaq ayat 12 yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan tujuh langit dan “seperti itu pula bumi”. Ayat tersebut dipahami oleh sebagian kalangan sebagai isyarat bahwa bumi memiliki lapisan-lapisan, meskipun tafsir mengenai makna “tujuh bumi” beragam di kalangan ulama.
Dalam kajian geologi modern, bumi diketahui tersusun atas beberapa lapisan utama, mulai dari kerak bumi, mantel, hingga inti bumi. Sebagian penulis kemudian mengaitkan temuan tersebut dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara mengenai bumi berlapis, meski hubungan tersebut merupakan interpretasi dan bukan kesimpulan ilmiah yang bersifat final.
Tak hanya itu, Al-Qur’an juga menyebut gunung sebagai “pasak”. Dalam ilmu kebumian, gunung memang memiliki akar batuan yang memanjang ke bawah dan menjadi bagian dari dinamika kerak bumi. Sebagian penafsir melihat adanya kesesuaian makna, sementara para ilmuwan menjelaskan fungsi gunung berdasarkan proses tektonik dan pembentukan kerak bumi.
Fenomena gempa bumi, letusan gunung berapi, hingga keluarnya material dari dalam bumi juga menjadi bagian dari ayat-ayat yang sering dikaji. Surah Az-Zalzalah dan Al-Insyiqaq, misalnya, menggambarkan bumi mengeluarkan apa yang dikandungnya pada waktu yang telah ditentukan. Dalam perspektif keimanan, ayat-ayat tersebut berkaitan dengan tanda-tanda kekuasaan Allah dan peristiwa akhir zaman, sementara dari sisi ilmiah dapat menjadi bahan refleksi atas dinamika geologi bumi.
Selain ayat Al-Qur’an, hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menyebut “tujuh lapis bumi” juga kerap dijadikan bahan kajian. Hadis tersebut dipahami secara beragam oleh para ulama, baik secara literal maupun simbolik, sehingga tidak seluruhnya dimaknai sebagai penjelasan geologi modern.
Hingga kini, eksplorasi terhadap bagian terdalam bumi masih terus berlangsung. Sains terus mengembangkan teknologi untuk memahami struktur bumi secara lebih rinci, sementara ayat-ayat Al-Qur’an tetap menjadi bahan tadabbur dan kajian keagamaan bagi umat Islam. Bagi banyak kalangan, keterkaitan antara wahyu dan sains merupakan ruang dialog yang menarik, namun perlu dibedakan antara fakta ilmiah yang telah dibuktikan dan tafsir keagamaan yang bersifat interpretatif. (Mun)
-
NASIONAL08/09/2026 15:30 WIBAndina Bongkar Bahaya AI Jadi Alat Pengawasan Massal
-
POLITIK08/09/2026 16:00 WIBPartai Demokrat Tegaskan AHY Tak Sedang Bicara Pilpres 2029
-
NUSANTARA08/09/2026 14:30 WIBHujan Deras Picu Banjir di 3 Wilayah Sumut
-
JABODETABEK08/09/2026 17:30 WIBTPA Galuga Bogor Ditutup Sementara Imbas Kebakaran
-
DUNIA08/09/2026 15:00 WIBKim Jong Un: AL Korut Harus Bisa Balas Mematikan
-
EKBIS08/09/2026 16:30 WIBGalih Minta Kemenkeu Tutup Celah Kebocoran
-
RIAU09/09/2026 09:15 WIBTukang Gigi Tewas Dikeroyok Tetangga
-
JABODETABEK09/09/2026 06:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini

















