OTOTEK
Bye-bye HP Curian! Google Perkuat Sistem Anti-Jual
AKTUALITAS.ID – Kabar gembira bagi pemilik ponsel Android! Google baru saja melakukan gebrakan besar dalam upaya memerangi pencurian smartphone. Kini, ponsel Android hasil curian tak lagi bisa digunakan dan dijual, berkat peningkatan signifikan pada fitur factory reset protections (FRP). Ini adalah pukulan telak bagi para pencuri yang selama ini mengandalkan reset pabrik untuk menghilangkan jejak kepemilikan dan menjual kembali perangkat curian.
Selama ini, proses reset pabrik menjadi senjata utama pencuri untuk “memutihkan” ponsel curian. Dengan melakukan reset, semua data di dalam perangkat akan terhapus, membuat ponsel seolah-olah baru dan siap dijual. Namun, era tersebut kini telah berakhir. Google memperketat mekanisme FRP, yang mengharuskan proses verifikasi kepemilikan sebelum ponsel dapat digunakan kembali setelah di-reset.
Verifikasi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari masuk ke akun Google yang terhubung, memasukkan PIN, password, hingga pola kunci. Jika proses verifikasi ini tidak dilakukan, Android Authority melaporkan ponsel akan otomatis diblokir dan tidak dapat digunakan sama sekali. Ini berarti, ponsel curian yang sudah diblokir tidak akan bisa dijual lagi karena tidak ada pembeli yang mau memiliki smartphone yang tidak bisa berfungsi.
Meskipun FRP sudah ada sejak lama sebagai fitur keamanan yang menyimpan kunci di area terlindungi, para pencuri kerap menemukan celah untuk menembusnya. Salah satu trik populer adalah dengan melewati panduan pengaturan awal, sehingga mereka tidak perlu memasukkan informasi akun Google.
Namun, Google tidak tinggal diam. Dengan penyempurnaan pada Android 15, celah ini mulai ditutup rapat. Salah satu perbaikan utamanya adalah tidak dapat menambahkan akun baru saat melewati panduan pengaturan, membuat bypass yang biasa dilakukan pencuri menjadi sia-sia. Perubahan ini diharapkan akan membuat para pencuri berpikir dua kali sebelum melancarkan aksinya, karena ponsel hasil curian mereka kini benar-benar menjadi barang tak berguna. (Mun)
-
NASIONAL12/08/2026 14:00 WIBMabes TNI Bantah Ambil Alih Keamanan
-
NUSANTARA12/08/2026 15:15 WIBTak Nikmati Keuntungan, Enam Terdakwa Kasus Tanjung Perak Minta Dibebaskan
-
NASIONAL12/08/2026 13:00 WIBTanpa Sekat, KPU dan Wartawan Satu Arena
-
NASIONAL12/08/2026 16:00 WIBDPR Minta BGN Perkuat Pengawasan Dapur MBG
-
DUNIA12/08/2026 15:00 WIBKushner Tuding Netanyahu Jadi Penghambat Masa Depan Gaza
-
RIAU12/08/2026 16:30 WIBKarhutla Terjadi di Areal HGU PT TKWL Bengkalis, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka
-
DUNIA12/08/2026 21:00 WIBGelombang Bunuh Diri Tentara Israel Terus Bertambah
-
EKBIS12/08/2026 17:00 WIBEkonom Konstitusi Bongkar Skandal Utang Whoosh

















