FOTO
FOTO: Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Mantan Wapres Try Sutrisno
AKTUALITAS.ID – Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Almarhum adalah sosok prajurit sekaligus negarawan yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri bagi pengabdian kepada bangsa dan negara. Selain itu, almarhum dikenal sebagai figur pemimpin yang teguh memegang prinsip kedisiplinan, kesederhanaan, serta loyalitas tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Karier Try Sutrisno ditempa melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Pendidikan militernya antara lain ditempuh melalui Sekolah Staf dan Komando Gabungan (Seskogab) pada tahun 1977, yang memperkuat kapasitasnya sebagai perwira strategis dalam menjaga stabilitas nasional di masa-masa penting pembangunan bangsa. Dedikasi dan profesionalismenya mengantarkan Try Sutrisno dipercaya menduduki berbagai jabatan penting termasuk sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dari 1988 hingga 1993.
Pengabdian panjangnya menjadi catatan penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Keteladanan, integritas, serta semangat pengabdian yang ditunjukkan almarhum akan selalu dikenang sebagai inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia. Foto: BPMI Setpres/Kris
-
FOTO22/07/2026 19:28 WIBFOTO: Sudaryono Sapa Staf BGN
-
FOTO22/07/2026 22:00 WIBFOTO: Bangun Paulus Tudungta Jalani Sidang Dugaan Pemerasan
-
JABODETABEK22/07/2026 20:00 WIBRefly Harun Ungkap Kronologi Dugaan Pemerasan Bangun Paulus terhadap VL
-
EKBIS22/07/2026 20:15 WIBKementerian PKP Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah, Tata Kelola Tetap Terjaga
-
POLITIK22/07/2026 18:30 WIBBawaslu Kampus Connect Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Pemilu
-
DUNIA22/07/2026 12:00 WIBPresiden Iran Deklarasikan ‘Perang Total’ Lawan AS
-
NUSANTARA22/07/2026 13:30 WIBBikin Geger! Gundukan Raksasa di Grobogan Ternyata Bukan Gunung Api
-
JABODETABEK22/07/2026 20:35 WIBSidang Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum Pengacara Ditunda hingga 10 Agustus

















