POLITIK
Waketum PAN: “Tidak Perlu Ditanggapi” Kritik Sikap Sinis Terhadap Prabowo
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menyoroti maraknya pernyataan sinis yang belakangan ini ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Kamis (2/1/2025), Saleh menekankan bahwa pandangan-pandangan negatif ini bersifat kontraproduktif dan sangat tidak perlu direspon oleh Presiden.
Menurut Saleh, orang-orang yang bersikap sinis cenderung pesimis dan hanya menyampaikan kritik yang tidak konstruktif. “Nada bicara mereka selalu merendahkan, kurang empati, dan seringkali melontarkan sarkasme,” ujarnya. Dia menambahkan, melayani orang-orang dengan sikap sinis hanya akan merugikan komunikasi yang sehat serta dapat menimbulkan konflik, baik secara verbal maupun di antara kader partai.
Lebih lanjut, Saleh menegaskan keyakinannya bahwa Prabowo adalah sosok yang bijaksana dan sabar, terutama dalam menghadapi para pengkritiknya. “Kunci kemenangan Prabowo dalam Pilpres yang lalu adalah kesabaran,” ungkapnya, menyebutkan bahwa pengalaman politik Prabowo menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dalam konteks pemerintahan, Saleh mengingatkan bahwa setelah dilantik, kabinet Prabowo-Gibran pada 21 Oktober 2024 akan memulai berbagai program prioritas, termasuk peluncuran program makan bergizi gratis pada 6 Januari 2025 dan swasembada pangan di beberapa daerah. Pemerintahan ini diharapkan dapat bekerja efektif untuk kepentingan masyarakat. (Damar Ramadhan)
-
JABODETABEK10/09/2026 14:30 WIBApi Melalap Ruang Kelas Sekolah di Jakbar
-
DUNIA10/09/2026 18:00 WIBTrump: Perang Iran Akan Berakhir Setelah Pemilu
-
NASIONAL10/09/2026 17:00 WIB5 Jurnalis Hilang, DPR Minta SOP Liputan Diperketat
-
DUNIA10/09/2026 15:00 WIBHouthi Hujani Saudi Dengan Rudal Balistik
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
POLITIK10/09/2026 16:00 WIBPDIP Santai Hadapi Wacana Pemakzulan Masinton
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah

















