POLITIK
Usulkan Koalisi Permanen, Gerindra: Bukan karena Ambang Batas Pencalonan
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono membantah bahwa usulan koalisi permanen oleh Presiden Prabowo Subianto dilatarbelakangi oleh ambang batas pencalonan presiden yang telah dihapus. Menurut Sugiono, alasan Prabowo mengusulkan ide koalisi permanen adalah untuk menjaga persatuan dan kerukunan di Indonesia.
“Kita ingin menjaga kerukunan dan persatuan. Tidak ada kaitan dengan ambang batas pencalonan presiden. Yang penting adalah kerukunan, persatuan, kesejukan, itu yang penting,” ujar Sugiono, Sabtu (15/2/2025)
Sugiono meminta publik tidak mengaitkan wacana koalisi permanen dengan isu Pilpres mendatang. Ia menegaskan bahwa koalisi permanen diharapkan dapat menciptakan persatuan dan kesatuan baik di tingkat elit maupun masyarakat.
“Damai dan sejuk banyak pelajaran di sekitar kita yang menunjukkan bahwa perdamaian dan kerukunan itu mahal harganya. Jangan hanya melihat permasalahan bangsa ini lima tahunan dari pilpres ke pilpres, harus lebih dari itu kalau ingin negara kita utuh,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengungkap bahwa Prabowo menawarkan membentuk koalisi permanen saat silaturahmi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. PKB merespons positif tawaran tersebut, dengan menyebut bahwa koalisi permanen penting untuk pembangunan Indonesia.
“Tentu PKB menyambut baik koalisi permanen. Menjadi perkuatan dari percepatan pembangunan,” tutur Muhaimin Iskandar. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK19/04/2026 14:00 WIBHasto: Kritik Itu Sehat bagi Demokrasi
-
RAGAM19/04/2026 15:30 WIBDiabetes Bisa Dikendalikan dengan Pola Hidup Sehat
-
DUNIA19/04/2026 12:00 WIBMacron Ngamuk Usai Tentara Prancis Tewas di Lebanon
-
NASIONAL19/04/2026 13:00 WIBTNI Tegaskan Operasi di Papua Tak Terkait Kematian Anak
-
JABODETABEK19/04/2026 09:30 WIBPolisi Bongkar Praktik Ilegal LPG di Cileungsi
-
EKBIS19/04/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan Kenaikan BBM Bisa Picu Efek Domino
-
JABODETABEK19/04/2026 10:30 WIBJakarta Siaga Hujan Lebat Hingga 21 April
-
NASIONAL19/04/2026 11:00 WIBPigai: Kritik Tak Bisa Dipidana

















