POLITIK
Usulkan Koalisi Permanen, Gerindra: Bukan karena Ambang Batas Pencalonan
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono membantah bahwa usulan koalisi permanen oleh Presiden Prabowo Subianto dilatarbelakangi oleh ambang batas pencalonan presiden yang telah dihapus. Menurut Sugiono, alasan Prabowo mengusulkan ide koalisi permanen adalah untuk menjaga persatuan dan kerukunan di Indonesia.
“Kita ingin menjaga kerukunan dan persatuan. Tidak ada kaitan dengan ambang batas pencalonan presiden. Yang penting adalah kerukunan, persatuan, kesejukan, itu yang penting,” ujar Sugiono, Sabtu (15/2/2025)
Sugiono meminta publik tidak mengaitkan wacana koalisi permanen dengan isu Pilpres mendatang. Ia menegaskan bahwa koalisi permanen diharapkan dapat menciptakan persatuan dan kesatuan baik di tingkat elit maupun masyarakat.
“Damai dan sejuk banyak pelajaran di sekitar kita yang menunjukkan bahwa perdamaian dan kerukunan itu mahal harganya. Jangan hanya melihat permasalahan bangsa ini lima tahunan dari pilpres ke pilpres, harus lebih dari itu kalau ingin negara kita utuh,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengungkap bahwa Prabowo menawarkan membentuk koalisi permanen saat silaturahmi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. PKB merespons positif tawaran tersebut, dengan menyebut bahwa koalisi permanen penting untuk pembangunan Indonesia.
“Tentu PKB menyambut baik koalisi permanen. Menjadi perkuatan dari percepatan pembangunan,” tutur Muhaimin Iskandar. (Mun/Ari Wibowo)
-
OTOTEK06/06/2026 14:30 WIBHarga Oli Mobil Naik Juni 2026, Cek Daftar Terbaru Sebelum Servis
-
DUNIA06/06/2026 23:00 WIBPasukan IDF Israel Tewaskan Bayi Palestina Berumur 7 Bulan
-
RIAU06/06/2026 20:30 WIBPolisi Selidiki Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru–Dumai yang Tewaskan Lima Orang
-
RAGAM06/06/2026 12:30 WIBOJK Blokir 33.836 Rekening Terkait Judol
-
NASIONAL06/06/2026 14:00 WIBDari Peneleh Surabaya, Bung Karno Menjadi Tokoh Besar Indonesia
-
DUNIA06/06/2026 12:00 WIBChina Punya Rudal DF-27 Anti-Kapal Induk
-
NASIONAL06/06/2026 19:00 WIBKursi Wamen Imipas Kosong, Istana: Masih Menunggu Evaluasi
-
POLITIK06/06/2026 13:00 WIBGolkar Desak Evaluasi Total Badan Gizi Nasional Usai Dadan cs Ditahan

















