POLITIK
Bawaslu Temukan Sejumlah Permasalahan di Sembilan Daerah Terkait PSU Pilkada 2024
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merilis sejumlah ketidaksesuaian yang terjadi dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang digelar di sembilan daerah.
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, sembilan daerah tersebut adalah Kota Banjarbaru, Kabupaten Tasikmalaya, Pasaman, Gorontalo Utara, Bengkulu Selatan, Empat Lawang, Serang, Kutai Kartanegara, dan Parigi Moutong yang dilaksanakan pada 16 dan 19 April 2025.
“Permasalahan yang terjadi berkaitan dengan waktu pemungutan suara. Pemungutan suara dimulai tidak tepat waktu, yakni di atas pukul 07.00 (waktu setempat), yang terjadi di 161 tempat pemungutan suara (TPS). Hal ini dikarenakan saksi pasangan calon belum seluruhnya hadir,” ujar Bagja dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/4/2025).
Kedua, lanjut Bagja, masalah logistik PSU yang tidak tepat jumlahnya terjadi pada 144 TPS. Ketiga, kesalahan dalam pengisian daftar hadir terjadi di 68 TPS. Keempat, masalah pemilih yang tidak menunjukkan KTP El/Biodata Kependudukan/Dokumen Kependudukan lainnya terjadi di 54 TPS.
“Masalah kelima, TPS berada di tempat yang tidak mudah dijangkau oleh penyandang disabilitas pengguna kursi roda dan lanjut usia. Hal ini terjadi di 5 TPS,” ungkapnya.
Keenam, KPPS belum menerima perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara, serta dukungan perlengkapan lainnya pada H-1 PSU, yang terjadi di 4 TPS.
“Hal ini dikarenakan cuaca hujan di lokasi TPS,” ucap Bagja.
Masalah berikutnya terkait penghitungan suara yang dimulai sebelum selesai waktu pemungutan suara, yang terjadi di 3 TPS.
“Terakhir, masalah pengawasan TPS dan saksi tidak diberikan model C-Hasil sesuai jenis pemilihan, yang terjadi di 1 TPS karena kesalahan persepsi petugas KPPS,” kata Bagja.
Bagja menjelaskan bahwa delapan kategori masalah itu sudah diberikan saran secara langsung kepada KPPS dan telah selesai sesuai tingkatan. Dengan permasalahan yang telah selesai, Bawaslu menilai PSU yang terlaksana dianggap berjalan dengan lancar. “Hasil pengawasan menunjukkan PSU secara umum berjalan lancar,” tandas Bagja. (Poy)
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
POLITIK20/09/2026 10:00 WIBMenteri ATR/BPN Ternyata Sudah Lama Cabut dari Pengurus Golkar
-
POLITIK20/09/2026 07:00 WIBPrabowo Buka Pintu Reshuffle, PDIP: Kami Tetap di Luar
-
NUSANTARA20/09/2026 14:00 WIBApi Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota
-
DUNIA20/09/2026 08:00 WIBPBB: Serangan Brutal AS ke Iran Murni Kejahatan Perang
-
OASE20/09/2026 05:00 WIB8 Ayat Al-Qur’an Ini Bongkar Kunci Hidup Sehat Bebas Penyakit
-
POLITIK20/09/2026 06:00 WIBPKB Buka Pintu PT 5 Persen untuk Pemilu 2029
-
POLITIK20/09/2026 09:00 WIBRifqi: Panja RUU Pemilu Segera Dibentuk

















