POLITIK
Kok Susah Amat? Megawati Pertanyakan Kehebohan Isu Ijazah Palsu
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menanggapi polemik seputar isu ijazah palsu yang menyeret nama Presiden Joko Widodo. Menurutnya, perdebatan ini seharusnya tak perlu berlarut-larut jika memang dokumen yang dipersoalkan adalah asli.
“Sekarang ini banyak orang yang gonjang-ganjing soal ijazah asli atau tidak,” kata Megawati dalam sambutannya di acara peluncuran buku edisi ke-2 Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di Gedung BRIN, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).
Dengan nada heran, Presiden ke-5 RI itu menyampaikan solusi dari polemik ini sangat sederhana.
“Kok susah amat, ya? Kan kalau ada ijazah asli, ya sudah, kasih aja. ‘Ini ijazah saya’, gitu loh,” tegasnya di hadapan para tamu undangan dan peneliti.
Pernyataan Megawati ini muncul saat dirinya membahas pengalaman sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN dan bagaimana dirinya sering bertemu dengan para akademisi. Ia juga menyinggung soal gelar-gelar kehormatan yang pernah ia terima.
“Saya punya bukti. Gelar profesor saya ada tiga. Gelar doktor honoris causa saya ada sebelas. Saya masih menunggu empat lagi,” ujarnya.
Megawati menambahkan gelar tersebut adalah bentuk penghormatan dari institusi akademik, bukan sesuatu yang harus diragukan. Bahkan dirinya sempat bertanya apakah perlu membuat tesis untuk gelar itu, namun para ahli menyatakan tidak perlu, karena sifatnya honoris causa.
Sentilan Megawati ini menjadi sorotan publik, mengingat isu ijazah Presiden Jokowi sempat mencuat dan memicu berbagai perdebatan, bahkan gugatan hukum. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 04:00 WIBDKPP Jatuhkan Sanksi Etik ke Bawaslu Intan Jaya
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan

















