POLITIK
Sekjen PSI: Ketua Umum Akan Menyampaikan Sosok Istimewa “Bapak J”
AKTUALITAS.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menerima SK mengenai pengesahan kepengurusan hingga anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni mengatakan sosok “Bapak J” yang didapuk menjadi ketua dewan pembina akan diumumkan oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Raja Juli, saat diwawancarai seusai menerima surat keputusan (SK) PSI dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, mengatakan “Bapak J” itu merupakan sosok yang istimewa.
“Nanti Mas Ketum yang nanti akan umumkan ke publik,” katanya singkat, di Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Kendati demikian, Raja Juli enggan membeberkan waktu pengumuman. “Insyaallah, secepat mungkin,” ucapnya.
Dia pun menampik PSI menahan-nahan sosok J dimaksud. “Enggalah, cari hari baik. Nanti, nanti. Insyaallah istimewa,” tuturnya.
Adapun pada Jumat ini,
Raja Juli berharap SK yang diterima dari Menteri Hukum akan membawa kabar baik untuk segenap kader PSI.
“Mudah-mudahan ini akan memberikan kabar baik juga bagi PSI untuk terus konsolidasi, dengan target pada 2029 yang akan datang kami bisa menjadi salah seorang pendatang baru di DPR RI,” katanya.
(Ari Wibowo/goeh)
-
POLITIK09/12/2025 07:00 WIBMochammad Afifuddin: DKPP Harus Lebih Baik dalam Mengawal Etika Penyelenggara Pemilu
-
EKBIS09/12/2025 08:30 WIBDaftar Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU RI per 9 Desember 2025
-
NASIONAL09/12/2025 09:00 WIBGelar Lapkin 2025 di Bandung, DKPP RI Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Penyelenggara Pemilu
-
EKBIS08/12/2025 18:00 WIBMudik Nataru, Kemenhub Siapkan Tiket Gratis dan Diskon Tarif
-
POLITIK09/12/2025 06:00 WIBDKPP Ungkap Profesional dan Akuntabel Jadi PR Besar Penyelenggara Pemilu di 2025
-
RAGAM08/12/2025 16:30 WIBSebanyak 71 Pasangan Pengantin Nikah Massal di Pekanbaru, Panitia Siapkan Hadiah Umroh dan Penginapan Gratis
-
EKBIS09/12/2025 09:30 WIBPasar Saham Hari Ini: IHSG Bergerak Dua Arah
-
POLITIK09/12/2025 11:00 WIBKetua DKPP Tegaskan Sanksi Etik Tak Ubah Hasil Pemilu Meski Terbukti Ada Pergeseran Suara

















