POLITIK
Bawa Visi Anies Baswedan, Ormas Gerakan Rakyat Transformasi Jadi Partai Politik
AKTUALITAS.ID – Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi mendirikan Partai Gerakan Rakyat. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026), melalui pemungutan suara digital anggota.
Dari total 403 anggota yang memberikan suara, 395 suara setuju pendirian partai, sementara 8 anggota menolak. Pemungutan suara ini hanya diikuti anggota dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi dan tercatat dalam Daftar Nomor Anggota Gerakan Rakyat (DNAGR).
Berdasarkan hasil pleno yang dihadiri 511 anggota dari berbagai tingkatan, termasuk 38 DPW, 402 DPD, serta Dewan Pakar dan jajaran pengurus pusat, Sahrin Hamid secara mufakat ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026-2030.
Dalam pidato perdananya, Sahrin Hamid menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat lahir sebagai jawaban atas politik yang cenderung elitis dan terinspirasi dari visi keadilan sosial yang selama ini diperjuangkan Anies Rasyid Baswedan.
“Keadilan dan kesetaraan yang diperjuangkan Anies Baswedan secara personal kini menjadi perjuangan institusional melalui Partai Gerakan Rakyat,” ujar Sahrin, yang sebelumnya dikenal sebagai juru bicara Anies Baswedan. Ia juga menekankan bahwa kekuatan partai berasal dari gotong royong, bukan oligarki atau dinasti politik.
Untuk membedakan diri dengan partai lain, Partai Gerakan Rakyat menetapkan Panca Dharma sebagai karakter kader: religiuisitas, nasionalisme kerakyatan, kersa ksatria, kasih sayang, dan integritas moral. Seluruh organisasi partai dijalankan berdasarkan prinsip demokrasi sehat dan musyawarah mufakat, dengan pimpinan daerah berperan sebagai fasilitator, bukan otoritas tunggal.
Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, memastikan pendirian partai sesuai dengan Pasal 24 AD dan Pasal 23 ART organisasi. Ridwan menegaskan, fokus utama partai adalah memenuhi regulasi pendaftaran partai politik, agar bisa menjadi peserta Pemilu serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat dan mengangkat Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2026-2030,” kata Ridwan.
Partai Gerakan Rakyat diharapkan menjadi alternatif politik baru yang menekankan keadilan sosial, gotong royong, dan demokrasi partisipatif di tengah panggung politik Indonesia. (Bowo/Mun)
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
EKBIS28/07/2026 23:25 WIBPRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 60 Brand Global dan Peluang Bisnis Industri AVL
-
FOTO29/07/2026 17:00 WIBFOTO: Kampanye Pariwisata Malaysia di Rangkaian KAI Commuter
-
NASIONAL28/07/2026 22:30 WIBMenteri LH Jumhur: Gerakan Tobat Nasional Ekologis Segera Diluncurkan, Libatkan Mahasiswa dan Masyarakat
-
POLITIK29/07/2026 11:00 WIBBawaslu: Ancaman Terbesar Pemilu Kini Bukan Lagi di TPS
-
OLAHRAGA28/07/2026 21:30 WIBChelsea vs AC Milan, Luka Modric dan Cole Palmer Siap Tampil di Stadion GBK
-
NASIONAL29/07/2026 11:45 WIBOperasi Senyap KPK Berujung Penangkapan Bupati Pemalang

















