POLITIK
Nasib Pilkada Langsung Terancam? Lemhannas Targetkan Kajian Rampung Sebelum Pemilu
AKTUALITAS.ID – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menilai wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD perlu dikaji secara menyeluruh dan tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Lemhannas Tubagus Ace Hasan Syadzily.
Ace mengatakan, Lemhannas saat ini masih melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah kepada DPRD. Kajian tersebut ditargetkan rampung sebelum pelaksanaan pemilu mendatang.
“Wacana ini harus dilihat secara komprehensif, mulai dari sistem pemilu, bagaimana memastikan pemilihannya efektif, hingga dampaknya terhadap ketahanan nasional,” ujar Ace seusai bertemu Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Menurut Ace, kajian Lemhannas tidak hanya membahas aspek teknis pemilihan, tetapi juga diarahkan untuk memastikan bahwa model Pilkada yang diterapkan mampu melahirkan kepemimpinan daerah yang efektif, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, Lemhannas juga akan mengevaluasi efektivitas sistem Pilkada langsung yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade terakhir. Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana kualitas demokrasi dan kepemimpinan daerah yang dihasilkan oleh sistem tersebut.
“Kita ingin melihat sejauh mana efektivitas dan kualitas dari sistem yang sudah berjalan lebih dari 25 tahun ini, terutama di tengah dinamika dan tantangan yang kita hadapi saat ini,” jelasnya.
Ace menegaskan, setiap perubahan terhadap sistem pemilihan kepala daerah harus didasarkan pada pertimbangan yang matang, komprehensif, dan berorientasi pada kepentingan nasional, termasuk penguatan demokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah. (Bowo/Mun)
-
POLITIK16/06/2026 16:32 WIBLaporan Dugaan Pelanggaran Etik M Tio Belum Jelas, AMPD Curiga DKPP Gunakan Standar Ganda
-
NASIONAL16/06/2026 20:00 WIB2 Tahun Menjabat, Kekayaan Menko Pangan Zulhas Naik 83 Persen
-
POLITIK16/06/2026 18:40 WIBGabung ke PSI, Pengamat: Jokowi Belum Yakin ke Kaesang Bisa Besarkan PSI
-
NUSANTARA16/06/2026 16:49 WIBGubernur Papua Pegunungan Sekda Definitif Menunggu Keputusan Presiden
-
POLITIK16/06/2026 19:30 WIBSesalkan Pembubaran Diskusi di UGM, Nusron: Padahal Kami Siap Dicaci Maki
-
NUSANTARA16/06/2026 18:10 WIBKhofifah Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah dan Kepedulian Sosial
-
NASIONAL17/06/2026 06:00 WIBKPU dan Bawaslu Kebagian Rp8,4 Triliun Lebih
-
NASIONAL17/06/2026 07:00 WIBWaka MPR Harap Harga BBM Normal Lagi