RAGAM
Penyakit Jantung Lebih Mematikan Pada Wanita
AKTUALITAS.ID – Kalangan wanita banyak yang tidak menyadari tanda-tanda serangan jantung,bahkan gejalanya seringkali berbeda dari apa yang biasanya.
Dilansir dari Antara, Selasa (10/6/2025), Ahli Jantung Dr.Dimitry Yaranov, MD mengungkapkan penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di kalangan wanita.
Yaranov membagikan delapan fakta penting yang sebaiknya diketahui wanita soal perlindungan jantung.
1. Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian pada wanita, namun banyak yang meyakini mitos bahwa penyakit ini adalah penyakit yang menyerang pria.
2. Gejala serangan jantung pada wanita berbeda dari nyeri dada yang umum. Gejala pada wanita mungkin saja mengalami mual, kelelahan, pusing atau sesak napas yang dapat menyebabkan kesalahan diagnosis.
3. Serangan jantung lebih mematikan bagi wanita.
Risiko wanita meninggal setelah terkena serangan jantung dalam tahun pertama disebut lebih tinggi, hal in karena sebagian gejala sering terlewati atau tidak terobati.
4. Plak terbentuk secara berbeda di arteri wanita yang menyebabkan sulit terdeteksi.
Tes standar pada pola penyakit jantung pria dapat menyebabkan kesalahan diagnosis pada wanita.
5. Stres dan kesehatan emosional memengaruhi risiko penyakit jantung wanita.
Kecemasan dan depresi dapat meningkatkan risiko ini namun kerap diabaikan.
6. Setelah menopause, risiko penyakit jantung meningkat tajam.
Hal ini karena penurunan estrogen yang menghilangkan lapisan pelindung sehingga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol dan serangan jantung.
7. Perempuan cenderung tidak menerima perawatan yang dapat menyelamatkan nyawa mulai dari pemasangan stent, CPR.
Perempuan lebih jarang mendapatkan perawatan in daripada laki-laki meskipun mereka juga membutuhkannya.
8. Penyakit Jantung bisa dicegah
Gaya hidup yang menyehatkan jantung, pemeriksaan rutin dan memperhatikan tubuh dapat menyelamatkan nyawa. (Purnomo/goeh)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
NUSANTARA19/09/2026 23:00 WIBBelum Sempat Isi Solar, Sopir Truk Meninggal
-
POLITIK19/09/2026 16:00 WIBPSI: Tak Gentar Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen
-
RIAU19/09/2026 22:00 WIBCincang Truk Tronton Jadi Besi Kiloan, Polsek Pangkalan Kerinci Tangkap 8 Pelaku
-
NASIONAL19/09/2026 19:00 WIBPigai: Jangan Biarkan Konflik Papua Berubah Jadi Konflik Horizontal
-
POLITIK20/09/2026 07:00 WIBPrabowo Buka Pintu Reshuffle, PDIP: Kami Tetap di Luar
-
DUNIA20/09/2026 08:00 WIBPBB: Serangan Brutal AS ke Iran Murni Kejahatan Perang

















