NASIONAL
Gerakan Solidaritas Nasional Dibentuk atas Perintah Presiden Prabowo
AKTUALITAS.ID – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengonfirmasi bahwa pembentukan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hasan menyampaikan hal ini saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
“GSN atas perintahnya Pak Prabowo,” jelas Hasan. Namun, ketika ditanya terkait kesiapan Prabowo menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina GSN, Hasan enggan memberikan keterangan lebih lanjut dan menyarankan agar pertanyaan tersebut dialamatkan kepada Rosan Roeslani selaku Ketua GSN.
Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, mengumumkan bahwa deklarasi GSN akan digelar pada Sabtu (2/10/2024). “Ya, hari Sabtu, Insya Allah,” ucap Rosan, meskipun ia tidak merinci posisi yang akan diemban oleh Prabowo dalam struktur organisasi GSN.
Pembentukan GSN merupakan langkah lanjutan dari strategi Presiden Prabowo untuk memperkuat solidaritas nasional pasca-pembekalan Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah. GSN, yang kini dipimpin oleh Rosan Roeslani, akan menggantikan peran Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran setelah kampanye berakhir.
Prabowo pertama kali mengusulkan pembentukan GSN pada Maret lalu, menegaskan bahwa jaringan yang terbentuk selama kampanye tidak boleh bubar begitu saja. “Saya mengusulkan paguyuban ini bernama Gerakan Solidaritas Nasional,” ungkap Prabowo, menyampaikan bahwa tujuan GSN adalah untuk meraih cita-cita Indonesia Emas yang inklusif, melibatkan seluruh suku, agama, ras, dan kalangan masyarakat dari berbagai daerah di Tanah Air. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
RAGAM18/10/2026 23:00 WIBKaki Bau? Jangan Anggap Sepele
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
RAGAM18/10/2026 17:00 WIBBMKG Ingatkan Pesisir Jakarta hingga Bali Terancam Rob
-
POLITIK18/10/2026 11:00 WIBMTI Minta Parpol Gunakan Rekam Jejak untuk Menyeleksi Pemimpin
-
NASIONAL18/10/2026 10:00 WIBKapolri Minta MUI Kaji Larangan Vape
-
DUNIA18/10/2026 12:00 WIBNama Mohammad Jadi Bahan Lawakan Trump

















