NASIONAL
Hari Pahlawan Nasional, Lolly Suhenty Ajak Jaga Keutuhan Demokrasi sebagai Wujud Perjuangan
AKTUALITAS.ID – Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional setiap 10 November untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat akan jasa para pahlawan yang telah menorehkan sejarah bagi bangsa.
“Hari Pahlawan adalah pengingat akan semua pengorbanan dari para pendahulu yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah bangsa Indonesia,” ujar Lolly dalam pernyataannya pada Selasa (12/11/2024).
Lolly juga mengajak semua pihak, terutama pengawas Pemilu di seluruh Indonesia, untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan tersebut. Menurutnya, semangat para pahlawan dapat diteruskan dengan menjaga keutuhan demokrasi, terutama menjelang pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024.
“Mari refleksikan ini sebagai semangat bersama untuk melanjutkan perjuangan menjaga keutuhan demokrasi melalui pengawasan pemilihan kepala daerah serentak 2024,” kata Lolly.
Melalui peringatan Hari Pahlawan, Lolly berharap masyarakat dan seluruh pengawas Pemilu dapat mengambil inspirasi dari perjuangan para pahlawan, memperkuat demokrasi, dan memastikan proses demokrasi berjalan adil serta transparan. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL25/09/2026 09:00 WIBBengkulu Darurat Sampah! Srikandi NasDem Semprot Dirjen Cipta Karya KemenPU
-
DUNIA25/09/2026 08:00 WIBPresiden Iran Tantang AS di Sidang PBB
-
JABODETABEK25/09/2026 07:30 WIBRemaja Bogor Tega Habisi Ayahnya Sendiri
-
NUSANTARA25/09/2026 08:30 WIBGempar Penemuan Jenazah di Mukomuko, Polisi Minta Warga Tahan Diri Soal Isu Jurnalis
-
EKBIS25/09/2026 09:30 WIBIHSG Hijau di Awal Dagang
-
POLITIK25/09/2026 07:00 WIBDeddy: Pileg Jadi ‘Tiket’ Pilpres Sudah Tak Relevan
-
OTOTEK25/09/2026 13:30 WIBBegini Cara Pakai 1 Nomor WhatsApp di 2 HP Sekaligus Tanpa Logout
-
DUNIA25/09/2026 12:00 WIBIndonesia Walk Out! Netanyahu Sebut “Pengecut Moral”

















