POLITIK
Hasto Klaim Banyak Pakar Hukum Siap Bantu Praperadilan Lawan KPK
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan kesiapan untuk menghadapi praperadilan yang akan digelar pada Selasa (21/1/2025) mendatang melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hasto mengklaim banyak pakar hukum yang siap membantunya dalam memperjuangkan keadilan.
“Praperadilan itu merupakan masukan dari seluruh tim hukum, dan banyak pakar yang siap membantu dalam memperjuangkan keadilan,” ujar Hasto saat ditemui di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/1/2025).
Namun, Hasto enggan membahas lebih lanjut mengenai materi yang akan diajukan dalam praperadilan. Ia menyarankan untuk menanyakan hal tersebut kepada tim pembela hukum PDI Perjuangan.
Hasto menggugat status tersangka yang ditetapkan oleh KPK terhadap dirinya dengan mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Hasto dijerat sebagai tersangka dalam dua kasus, yakni dugaan suap terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPR RI dan dugaan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku.
Gugatan praperadilan tersebut diajukan pada Jumat (10/1) dengan nomor perkara 5/Pid.Pra/2025/PN.Jkt.Sel. Sidang perdana akan digelar pada Selasa (21/1) dengan agenda pemanggilan para pihak yang terlibat. (Damar Ramadhan)
-
FOTO02/04/2026 07:50 WIBFOTO: Suasana Gedung DPR saat Efisiensi Energi
-
NUSANTARA02/04/2026 17:00 WIBReaksi Cepat Prajurit TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
-
NASIONAL02/04/2026 11:00 WIBSahroni Sebut Kasus Air Keras ke Puspom TNI Sudah Benar
-
PAPUA TENGAH02/04/2026 11:15 WIBKurang dari 12 Jam, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pencurian di Hotel 66
-
EKBIS02/04/2026 10:30 WIBPidato Perang Donald Trump Bikin IHSG Hari Ini Runtuh ke Level 7.092
-
NUSANTARA02/04/2026 12:30 WIBRugi Miliaran!11 Sumur Minyak Ilegal Muba Meledak Berkeping-keping
-
NASIONAL02/04/2026 10:00 WIBEddy Soeparno Puji Langkah Berani Presiden Prabowo Selamatkan Harga BBM
-
NASIONAL02/04/2026 16:30 WIBGugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

















