NASIONAL
Efisiensi Anggaran, PKB Usulkan Tunda Proyek IKN Demi Program Prabowo
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Indrajaya merespons pemblokiran anggaran Kementerian PU yang mencapai 80% dari DIPA 2025.
Akibatnya, anggaran untuk Ibu Kota Negara (IKN) juga ikut dipangkas. Indra menilai pemblokiran ini sebagai momentum evaluasi dan mendukung penghentian sementara proyek IKN jika memang diperlukan.
“Saya memahami pemblokiran ini bersifat sementara untuk prioritas Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, seperti MBG dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jadi, jangan panik, toh anggaran belanja pegawai aman,” ujar Indra dalam keterangannya, Senin (10/2/2025).
Indra menjelaskan bahwa anggaran IKN tidak hanya berada di Kementerian PU, tetapi juga di OIKN dengan total anggaran sebesar Rp28,3 triliun pada APBN 2025. Ia mengingatkan agar pembangunan IKN tidak sampai menghambat program-program pemerintah lainnya.
“Bila negara mengalami kesulitan anggaran atau memiliki program kesejahteraan rakyat yang lebih mendesak, tidak ada salahnya IKN ditunda, bukankah tujuan utama pembangunan nasional itu untuk mensejahterakan rakyatnya,” terang Indra.
Ia juga mengapresiasi sikap Presiden Prabowo yang tidak memaksakan kehendak pribadi terkait pemindahan IKN. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa Presiden lebih mengutamakan kesejahteraan rakyat.
“Bayangkan bila rencana pemindahan IKN sejak 17 Agustus 2024, atau bila para ASN sejak saat itu dipaksakan untuk tinggal di IKN, kerugiannya bukan saja materi tapi kemanusiaan,” pungkas Indra. (Mun/Ari Wibowo)
-
FOTO15/03/2026 02:42 WIBFOTO: Nurani Astra Serahkan 20 Unit Ambulans untuk Penanganan Bencana Aceh dan Sumatra
-
OASE15/03/2026 05:00 WIBSurah Quraysh dan Pesan Keimanan bagi Umat Islam
-
NASIONAL15/03/2026 10:00 WIBPrabowo Ajak Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Krisis Dunia
-
DUNIA15/03/2026 08:00 WIBDrone Murah Iran Bikin AS dan Israel Kewalahan
-
JABODETABEK15/03/2026 05:30 WIBCuaca Jabodetabek Didominasi Cerah Berawan Hari Ini
-
NASIONAL15/03/2026 18:30 WIBKPK Cetak “Hattrick”, Alarm Darurat di Jawa Tengah
-
JABODETABEK15/03/2026 10:30 WIBPolres Jaksel Tangkap Penjual Tramadol Berkedok Kosmetik
-
POLITIK15/03/2026 09:00 WIBPSI Dorong Sistem Faction Threshold di DPR

















