POLITIK
PDIP Menanggapi Peringatan SBY tentang ‘Matahari Kembar’: Hanya Ada Satu Prabowo
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada ‘matahari kembar’ dalam pemerintahannya.
Deddy menyebutkan sosok yang sering muncul di publik sebagai pihak yang dimaksud oleh SBY.
“Ya siapa yang muncul tiga kali kayak makan obat sehari di depan media. Yang dikunjungi jadi situs wisata, kan sudah tahu semua. Mungkin maksud SBY ke sana, tapi dugaan saya,” ungkap Deddy saat konferensi pers di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025).
Deddy menjelaskan harapannya agar di pemerintahan saat ini hanya ada satu “matahari”, yaitu Prabowo, meskipun diakuinya ada sosok lain yang diibaratkannya sebagai bulan yang ingin menjadi matahari. “Kalau saya menganggap dan berharap kita hanya punya satu matahari. Cuma ada bulan yang pengen jadi matahari, itu kan biasa lah,” katanya.
Pesan SBY, menurut Deddy, merupakan hasil dari pengalaman beliau selaku mantan presiden. Ia menekankan pentingnya memiliki satu pemimpin tertinggi dalam sistem presidensil.
“Yang pasti pak SBY mengingatkan berdasarkan pengalaman beliau, bahwa dalam satu negara harusnya pemimpin tertinggi itu cuma satu,” pungkas Deddy, sembari berharap Prabowo dapat mengabaikan segala upaya pihak lain yang ingin mengganggu kepemimpinannya. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK02/06/2026 16:30 WIBPolemik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Pengamat: Presiden Harus Contohkan Efisiensi
-
NASIONAL02/06/2026 12:15 WIBTan Malaka: Bapak Republik yang Bermimpi Indonesia Merdeka 100 Persen
-
NUSANTARA02/06/2026 06:30 WIBPengedar Sabu di Serang Ditangkap Saat Santai di Rumah
-
JABODETABEK02/06/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Didominasi Awan Tebal Selasa Ini
-
POLITIK02/06/2026 19:16 WIBPengamat Kritik Respons Teddy ke Dino Patti Djalal: Lebih Baik Jadi Ajudan
-
OASE02/06/2026 05:00 WIBAl-Quran Sudah Bahas Rahasia Laut 1.400 Tahun Lalu
-
NASIONAL02/06/2026 06:00 WIBMama Sinta Bantah Naik Jet Pribadi ke Jakarta
-
NASIONAL02/06/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: RUU Satu Data Indonesia Kunci Subsidi Tepat Sasaran

















