NASIONAL
Menko Polkam Jamin Harga Pangan Terkendali Selama Bulan Puasa
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memastikan harga pangan terkendali selama bulan puasa hingga Lebaran 2025.
Pengendalian harga pangan dilakukan dengan cara memantau harga pangan agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
Pemerintah telah menetapkan HET untuk beberapa bahan pangan seperti Minyakita sebesar Rp15.700,00 per liter. Namun, hingga saat ini angka realisasinya melebihi HET, yakni mencapai Rp17.500,00.
Jika kondisi ini terus berlanjut, masyarakat akan kesulitan membeli kebutuhan pangan pada bulan puasa dan Lebaran.
Oleh karena itu, Menko Polkam dan seluruh jajaran pemerintahan mewanti-wanti para pengusaha agar tidak “nakal” dalam menentukan harga pangan saat Lebaran.
“Kami tidak menoleransi pengusaha yang melanggar sehingga dapat merugikan masyarakat, apalagi pada bulan puasa,” kata Menko Polkam.
Pemerintah berharap situasi keamanan kondusif dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
Menko Polkam tidak menjelaskan secara terperinci teknis pengawasannya. Dia juga tidak menjelaskan secara terperinci kementerian dan lembaga terkait apa yang akan bertindak dalam mengawasi harga pangan.
Selain meningkatkan pengawasan, Menko Polkam juga mengajak masyarakat untuk melapor ke pemerintah jika ada praktik penjualan harga pangan di atas HET ataupun penimbunan barang. (Mun/Ari Wibowo)
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
NASIONAL16/07/2026 13:00 WIBMenko Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket

















