NASIONAL
Menko Polkam Jamin Harga Pangan Terkendali Selama Bulan Puasa
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memastikan harga pangan terkendali selama bulan puasa hingga Lebaran 2025.
Pengendalian harga pangan dilakukan dengan cara memantau harga pangan agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
Pemerintah telah menetapkan HET untuk beberapa bahan pangan seperti Minyakita sebesar Rp15.700,00 per liter. Namun, hingga saat ini angka realisasinya melebihi HET, yakni mencapai Rp17.500,00.
Jika kondisi ini terus berlanjut, masyarakat akan kesulitan membeli kebutuhan pangan pada bulan puasa dan Lebaran.
Oleh karena itu, Menko Polkam dan seluruh jajaran pemerintahan mewanti-wanti para pengusaha agar tidak “nakal” dalam menentukan harga pangan saat Lebaran.
“Kami tidak menoleransi pengusaha yang melanggar sehingga dapat merugikan masyarakat, apalagi pada bulan puasa,” kata Menko Polkam.
Pemerintah berharap situasi keamanan kondusif dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
Menko Polkam tidak menjelaskan secara terperinci teknis pengawasannya. Dia juga tidak menjelaskan secara terperinci kementerian dan lembaga terkait apa yang akan bertindak dalam mengawasi harga pangan.
Selain meningkatkan pengawasan, Menko Polkam juga mengajak masyarakat untuk melapor ke pemerintah jika ada praktik penjualan harga pangan di atas HET ataupun penimbunan barang. (Mun/Ari Wibowo)
-
JABODETABEK10/09/2026 14:30 WIBApi Melalap Ruang Kelas Sekolah di Jakbar
-
DUNIA10/09/2026 18:00 WIBTrump: Perang Iran Akan Berakhir Setelah Pemilu
-
NASIONAL10/09/2026 17:00 WIB5 Jurnalis Hilang, DPR Minta SOP Liputan Diperketat
-
DUNIA10/09/2026 15:00 WIBHouthi Hujani Saudi Dengan Rudal Balistik
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
POLITIK10/09/2026 16:00 WIBPDIP Santai Hadapi Wacana Pemakzulan Masinton
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah

















