POLITIK
PRIMA Apresiasi Kebijakan Prabowo-Gibran: Nasionalis Progresif untuk Kesejahteraan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) memberikan apresiasi terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang dinilai mengusung semangat nasionalis, progresif, dan berorientasi pada kerakyatan. Menurut Ketua Umum PRIMA, Agus Jabo Priyono, kebijakan tersebut bertujuan untuk transformasi bangsa, tidak hanya di bidang politik dan budaya, tetapi juga dalam struktur ekonomi-politik yang lebih kokoh dan mandiri.
Agus Jabo menyebutkan bahwa pemerintahan saat ini berfokus pada perbaikan ekonomi Indonesia, yang sebelumnya dilanda ketergantungan, ketimpangan, dan korupsi, menuju ekonomi yang berdaulat, terindustrialisasi, dan sejahtera. Salah satu langkah signifikan yang diapresiasi adalah kebijakan pengelolaan ekonomi yang mengacu pada Pasal 33 UUD 1945, yang membentuk sistem pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kebijakan pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) juga disebut sebagai langkah penting dalam konsolidasi kapital untuk pembangunan. Dengan kewenangan mengelola aset lebih dari 14 ribu triliun rupiah, Danantara diyakini akan menjadi sumber alternatif pembiayaan pembangunan yang mengurangi ketergantungan pada APBN.
Selain itu, langkah Presiden Prabowo Subianto untuk menahan Devisa Hasil Ekspor (DHE) 100 persen di bank dalam negeri menjadi tanda keberlanjutan kebijakan ekonomi yang lebih berorientasi pada kemandirian finansial, mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri, dan mengoptimalkan stabilitas ekonomi.
Agus Jabo juga mengapresiasi rencana pemerintahan untuk membangun koperasi dan pergudangan di 70 ribu desa menggunakan dana desa serta upaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan makan bergizi gratis untuk siswa dan memperbaiki 330 ribu sekolah.
“Melalui kebijakan ekonomi yang pro-rakyat ini, pemerintahan Prabowo-Gibran berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi korupsi, dan mengatasi ketimpangan sosial,” tutup Agus Jabo. (Mun/Yan Kusuma)
-
JABODETABEK02/11/2026 07:30 WIBAKSI Satu Juta Tanda Tangan untuk Ancol Gratis Menggema di CFD
-
DUNIA02/11/2026 08:00 WIBTrump Terpojok! Demokrat Diramal Sapu Bersih Pemilu Sela AS
-
NASIONAL02/11/2026 10:00 WIBKomnas HAM Minta Propam Usut Penggerebekan Ponpes Sukoharjo
-
JABODETABEK02/11/2026 07:30 WIBKhusus Senin! Perpanjang SIM Lebih Praktis di Lokasi Ini
-
POLITIK02/11/2026 11:00 WIBPSI Belum Ambil Langkah soal Suket Gibran yang Dibatalkan MA
-
POLITIK02/11/2026 09:00 WIBJansen: Pilihannya Gibran Mundur atau Dimundurkan
-
EKBIS02/11/2026 09:30 WIBIHSG Ambruk 1,46%
-
NASIONAL02/11/2026 07:00 WIBWamen HAM Mugiyanto Tegaskan HAM Harga Mati Menuju Indonesia Emas 2045
















