Connect with us

DUNIA

Militer Israel Krisis Dana Rp216 T

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Militer Israel dikabarkan krisis parah. Kekurangan dana hingga 40 miliar shekel atau sekitar Rp216 triliun di tengah perang berkepanjangan.

Laporan mengejutkan itu dibongkar surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Senin (14/9/2026). Krisis ini muncul saat Israel ngotot isi ulang persediaan senjata dan pulihkan kemampuan militer setelah hampir 3 tahun operasi tanpa henti.

Kepala Staf Militer Israel, wakilnya, hingga Kepala Direktorat Perencanaan sudah memperingatkan para politisi. Jika dana tak ditambah, kesiapan operasional, pengadaan senjata, dan program pembangunan kekuatan jangka panjang bisa rontok.

Mereka minta tambahan anggaran darurat untuk menutup operasi yang masih berjalan sekaligus membangun kembali kekuatan yang terkuras sejak Oktober 2023.

BACA JUGA  Hamas: Rencana Israel Duduki Gaza Akan Menjadi Bencana

Kondisinya makin gawat: stok amunisi menipis, persediaan senjata turun drastis. Sejumlah program pemulihan kesiapan militer terpaksa ditunda.

Efek domino tak terhindarkan. Industri pertahanan dalam negeri Israel terancam, jalur produksi militer berpotensi macet total jika suntikan dana tak segera cair.

Sejak serangan Hamas 7 Oktober 2023, militer Israel bertempur di banyak front. Amunisi, peralatan, dan personel cadangan terkuras habis-habisan.

Kini para perencana militer Israel bahkan bersiap skenario terburuk: konfrontasi serentak melawan Iran, Hizbullah, dan Hamas, plus ancaman dari Suriah dan Yaman. Laporan Middle East Monitor menyebut setiap medan punya kebutuhan berbeda, tapi Israel harus siap perang di semua front sekaligus.

Defisit Rp216 T ini jadi pertaruhan besar: biayai perang hari ini, isi gudang senjata, atau siap-siap untuk perang besar esok hari. Pemerintah Israel di ujung tanduk! (Mun)

BACA JUGA  Hamas Tolak Terlibat dalam Pemerintahan Gaza Pascaperang, Ini Alasannya

TRENDING