EKBIS
Setelah Terpuruk, Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan Hari Ini
AKTUALITAS.ID – Rupiah menunjukkan pergerakan positif di awal perdagangan hari ini, Rabu (26/3/2025), dengan dibuka di level Rp 16.603 per dolar Amerika Serikat (AS). Meskipun penguatan ini terbilang tipis, yakni hanya naik 0,05% dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.612 per dolar AS, ini menandakan rebound setelah rupiah sebelumnya mencatatkan posisi terburuknya sejak 1998.
Hingga pukul 09.00 WIB, mayoritas mata uang Asia menunjukkan pelemahan, dengan yen Jepang mengalami penurunan terdalam sebesar 0,11%.
Diikuti baht Thailand dan peso Filipina yang masing-masing melemah 0,06%, serta won Korea Selatan yang tergelincir 0,05%. Dolar Singapura juga tertekan dengan penurunan 0,04%, sementara yuan China melemah tipis 0,02%.
Namun, di tengah tren pelemahan, ada mata uang yang menguat. Ringgit Malaysia tercatat sebagai mata uang dengan penguatan terbesar di Asia, naik sebesar 0,3%. Selain itu, dolar Taiwan juga mencatatkan kenaikan 0,02%, sementara dolar Hongkong menunjukkan pergerakan tipis yang cenderung menguat terhadap dolar AS di pagi hari ini.
Penguatan rupiah ini memberikan angin segar bagi pasar, meski sentimen global masih berfluktuasi, dan investor akan terus memantau pergerakan mata uang di hari-hari mendatang. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL07/07/2026 07:00 WIBHeboh! Anak Menteri PU Masuk Rombongan Kunker ke New York
-
NASIONAL07/07/2026 13:00 WIBFernando Emas Desak Dody Hanggodo Minta Maaf
-
RIAU07/07/2026 00:30 WIBBupati Tutup Bengkalis Durian Fest 2026, Dorong Durian Lokal Jadi Destinasi Wisata
-
JABODETABEK07/07/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jakarta 7 Juli 2026
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
OASE07/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bahas Perjuangan Ibu Melahirkan
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK

















