Berita
Khawatir Makanan Tidak Halal, Tim Balap Sepeda RI Bawa Beras dan Abon Sendiri
khawatir soal makanan yang tidak halal.
AKTUALITAS.ID – Maraknya pemberitaan buruk mengenai SEA Games 2019 di Filipina, membuat tim balap sepeda Indonesia, membuat langkah antisipasi. Mereka membawa beras dan abon sendiri.
Hal ini diungkapkan Pelatih tim balap sepeda Dadang Haries Poernomo. Sebagai informasi, balap sepeda akan mengirimkan 18 atlet di SEA Games 2019. Mereka akan mengikuti 11 nomor dari cabang balap sepeda.
“Saya datang ke sana lebih dulu untuk mengecek kondisi di sana,” kata Dadang, usai pelepasan kontingen balap sepeda SEA Games 2019, Selasa, (26/11) di Jakarta.
“Kami akan bawa beras kurang lebih 25 kg. Ini untuk akomodasi atlet-atlet H-2 jelang pertandingan. Karena, yang jelang itu biasanya kurang terakomodasi dengan baik,” tambahnya.
Dadang juga sempat khawatir soal makanan yang tidak halal. Dadang berharap nanti akan ada bantuan Komite Olimpiade Indonesia untuk membantu mengontrol makanan.
“Memang untuk amannya sebagian dipersiapkan dari sini misalnya telur, abon dan suplemen untuk atlet,” jelasnya.
Ketidaksiapan Filipina sebagai tuan rumah sudah terlihat sejak beberapa hari lalu. Misalnya kontingen tim Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste yang tidak dijemput bus dan hotel ketika tiba di sana.
Kemudian Timnas Thailand mendapatkan ruang ganti yang kondisinya seperti gudang. Terlihat banyak barang yang sudah tidak terpakai ada di dalamnya.
-
FOTO03/08/2026 23:59 WIBFOTO: Suasana Pameran Foto Warna-warni Parlemen 2026
-
POLITIK03/08/2026 13:00 WIBBahlil Tegaskan Golkar Tak Akan Jadi Oposisi
-
NASIONAL03/08/2026 20:00 WIBBawaslu Beberkan Ancaman Baru Pemilu 2029
-
POLITIK03/08/2026 16:00 WIBDPR: Saatnya Prabowo Tegas ke Kepala Daerah
-
EKBIS03/08/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Melonjak Naik Rp7.000 Hari Ini
-
NUSANTARA03/08/2026 12:30 WIBTakut Diadukan ke Orang Tua, Bocah 14 Tahun Tega Bakar Mantan Pacar
-
DUNIA03/08/2026 12:00 WIBKorea Selatan Hadapi Panas Terburuk dalam Sejarah
-
RAGAM03/08/2026 18:45 WIBDya Loretta Dorong Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di IFW 2026

















