EKBIS
Kadin : Belanda Siapkan Rp4,89 T Dukung Program RI
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 120 perusahaan asal Belanda akan datang ke Indonesia dalam rangka misi dagang dan investasi. Delegasi tersebut akan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni ketahanan pangan, kemaritiman, dan pengelolaan air.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan Belanda menyiapkan investasi US$300 juta atau sekitar Rp4,89 triliun (asumsi kurs Rp16.300 per dolar AS) untuk mendukung berbagai program di Indonesia.
Program yang didukung dari investasi tersebut, mulai dari makan bergizi gratis (MBG) hingga penyediaan rumah terjangkau.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan pernyataan tersebut disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Marc Gerritsen saat melakukan audiensi dengan pihaknya pada awal pekan kemarin.
“Targetnya bagaimana bisa menemukan mitra bukan saja hanya mitra dagang, tapi mitra investasi. Mereka juga punya namanya invest international. US$300 juta yang ingin difokuskan kepada Indonesia untuk memulai suatu bisnis-bisnis yang bisa jangka panjang,” ujar Anindya dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (10/6/2025). Saat ini, Belanda merupakan investor terbesar dari kawasan Uni Eropa di Indonesia dengan kontribusi sekitar 46 persen dari total investasi Eropa.
“(Investasi) itu besar sekali. Bukan hanya karena hubungan yang baik, tapi secara ekonomi sangat signifikan,” ujarnya.
Selain sektor-sektor prioritas, pertemuan ini juga membahas program-program sosial seperti MBG, penyediaan rumah terjangkau, serta potensi kerja sama dalam penyediaan tenaga kerja migran, termasuk pelaut dan tenaga kerja di bidang kesehatan. (Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL03/07/2026 20:30 WIBPuan Minta Penunjukan Komisaris Berdasarkan Kompetensi
-
NUSANTARA04/07/2026 07:30 WIBGempa M4,5 Guncang Waikabubak Tengah Malam
-
RIAU03/07/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Residivis dan Sita Setegah Kilogram Sabu
-
RIAU03/07/2026 23:00 WIBMahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Kelola TOGA dan Pupuk Organik
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
NUSANTARA04/07/2026 12:30 WIBBadan Geologi Naikkan Status Anak Krakatau ke Level III
-
POLITIK03/07/2026 21:00 WIBDPR Pastikan RUU Ketahanan Siber Dibahas Terbuka dan Libatkan Publik
-
POLITIK04/07/2026 07:00 WIBPDIP Sebut Cerita Jokowi Sulit Dipercaya

















