JABODETABEK
Kepemimpinan Pramono-Rano Banjir Pujian di 100 Hari Pertama, Ini Kata Survei
AKTUALITAS.ID – Tingkat kepuasan masyarakat Jakarta terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno sangat tinggi, mencapai 77,73 persen dalam 100 hari pertama masa jabatan. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, dalam konferensi pers di Twin House, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2025).
Hasyibulloh menjelaskan, survei yang dilakukan oleh lembaganya menunjukkan mayoritas responden menilai kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno memahami akar masalah Jakarta, mampu menyerap aspirasi masyarakat dengan baik, serta bekerja secara efektif dalam menghadirkan solusi tanpa banyak publisitas.
“Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno dinilai oleh responden memahami akar masalah Jakarta, melakukan penyerapan aspirasi dengan baik dan bekerja dalam senyap tanpa hiruk pikuk namun menghadirkan solusi di tengah masyarakat,” ujar Hasyibulloh.
Berdasarkan kualitas kepemimpinan, survei menunjukkan bahwa 78,1 persen responden merasa puas dengan kemampuan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menyerap aspirasi warga. Selain itu, 76,4 persen responden juga mengapresiasi komitmen Pramono Anung dan Rano Karno dalam mewujudkan janji kampanye serta menetapkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Meskipun demikian, Hasyibulloh menyoroti adanya catatan penting terkait transparansi anggaran. “Sementara kepuasan terendah sebesar 67,89 persen ialah dalam hal transparansi anggaran,” jelasnya. Hal ini menjadi indikasi bahwa masyarakat masih mengharapkan adanya peningkatan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Survei Ethical Politics juga menguji tingkat pengetahuan (kognisi) dan kepuasan publik terhadap 40 program unggulan (Quick Wins) yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Hasilnya menunjukkan sebagian besar program Quick Wins telah dikenal oleh masyarakat dan mendapatkan tingkat kepuasan yang positif. Beberapa program yang populer di antaranya adalah Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), program pemutihan ijazah, serta integrasi layanan transportasi Jabodetabek.
Namun, survei juga menemukan sejumlah program yang memiliki tingkat kognisi dan kepuasan yang lebih rendah. Program-program tersebut antara lain inisiasi Jakarta collaboration fund, program mixed used development, dan pembangunan RSUD Internasional Cakung. Hasyibulloh menjelaskan hal ini kemungkinan disebabkan karena program-program tersebut masih dalam tahap penyempurnaan dan belum diluncurkan secara resmi kepada publik.
Survei Ethical Politics ini dilakukan pada tanggal 19 hingga 26 Mei 2024 dengan melibatkan 1.280 responden yang dipilih secara acak bertingkat (stratified random sampling). Metode ini memastikan representasi dari berbagai lapisan masyarakat di seluruh kota Jakarta, dengan mempertimbangkan populasi di setiap kota yang kemudian diturunkan hingga tingkat kecamatan, serta pemilihan responden secara acak berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendapatan, dan variabel lainnya. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 2,78 persen. (Mun)
-
POLITIK17/04/2026 16:02 WIBMegawati: Kader Tak Turun ke Rakyat Akan Dievaluasi
-
RAGAM17/04/2026 11:00 WIBTerlalu Lama Menatap Layar Ponsel Bisa Merusak Jaringan Mata
-
JABODETABEK17/04/2026 16:30 WIBBanjir Rendam Jakarta Selatan dan Timur
-
NASIONAL17/04/2026 18:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Pengaturan Lelang di Kemenhub
-
PAPUA TENGAH17/04/2026 10:00 WIBDPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Mitigasi Konflik di Wilayah Rawan
-
NUSANTARA17/04/2026 18:30 WIBTragis! Mayat Pria Ditemukan Penuh Luka Bacok di Kontrakan
-
EKBIS17/04/2026 11:30 WIBRupiah Melemah Jadi Rp17.157 Per Dolar AS
-
NASIONAL17/04/2026 09:00 WIBAntalya Diplomacy Forum 2026, Indonesia Siap Berpartisipasi

















